lirik lagu OST BBF
Almost Paradise
(hampir (terasa) seperti surga)
achimboda deo nunbusin
Nal hyanghan neoui sarangi
(cintamu padaku lebih cerah cerah dari pagi hari)
onsesang da gajindeutae
(rasanya aku memiliki segala yang ada di dunia)
In my life
(dalam hidupku)
nae jichin sarme kkumcheoreom
Dagawajun ni moseubeul
(seperti mimpi indah di kehidupanku yang sulit)
eonje kkajina saranghal su itdamyeon
(andai hnaya ada engkau yang bisa kucinta untuk selamanya)
Neoui soneul japgoseo
sesangeul hyanghae himkkeot sorichyeo
(kugenggam tanganmu dan berteriak pada dunia)
Haneureul georeo yaksokhae
yeongwonhi ojik neomaneul saranghae
(ku berjanji pada langit untuk mencintaimu selamanya)
Bamhaneul byeolbitgateun uri dulmanui
areumdaun kkum Paradise
(surga bersinar seperti cahaya langit untuk mencintaimu selamanya)
Neowa hamkkehandamyeon eodideun gal su isseo to the my Paradise
(aku bisa pergi kemana saja jika bersamamu, ke surgaku)
Neo deureot-deon sigangwa geuapeum modu daijeobwa
(lupakan masa kesedihan dan penderitaan yang kau alami)
Ijebuteo sijagiya neowa hamkke
(ini adalah awalcerita bersamamu)
Tteonaboneun geoya dallyeoganeun geoya loving you forever
(ayo pergi, berlari, mencintaimu selamanya)
Almost Paradise
(hampir (terasa) seperti surga)
taeyangboda deo ttaseuhan
Nal boneun neoui nunbicheun
(tatapan matamu lebih hangat dari sinar matahari)
onsesang da gajindeutae
(rasanya aku memiliki segala yang ada di dunia)
In my life
(dalam hidupku)
nae jichin sarme biccheoreom Dagawajun ni saran-geul
(seperti cahaya di kehidupanku yang sulit)
eonje kkajina ganjikhal su itdamyeon
(andai aku bisa menjagamu selamanya)
You are All of my love! (engkau adalah segalanya cintaku)
You are All of my life! ~ (engkau adalah segalanya hidupku)
Nae modeungeol georeoseo naneunneoreul saranghae!
(aku mencintaimu dengan sepenuh hati)
Jeo pureunbada gateun uri dulmanui areumdaun got Paradise
(surga kita yang indah seperti laut biru)
Neowa hamkkehandamyeon eodideun gal su isseo to the my Paradise
(aku bisa pergi kemana saja jika bersamamu, ke surgaku)
no deureot-deon shigan-gwa geuapeum modu daijeobwa
(lupakan masa kesedihan dan penderitaan yang kau alami)
Ijebuteo sijagiya neowa hamkke
(ini adalah awalcerita bersamamu)
Tteonaboneun geoya dallyeoganeun geoya loving you forever
(ayo pergi, berlari, mencintaimu selamanya)
Almost Paradise
(hampir (terasa) seperti surga)
achimboda deo nunbusin
Nal hyanghan neoui sarangi
(cintamu padaku lebih cerah cerah dari pagi hari)
onsesang da gajindeutae
(rasanya aku memiliki segala yang ada di dunia)
In my life
(dalam hidupku)
nae jichin sarme kkumcheoreom Dagawajun ni moseubeul
(seperti mimpi indah di kehidupanku yang sulit)
eonje kkajina saranghal su itdamyeon
(andai hnaya ada engkau yang bisa kucinta untuk selamanya)
Cheonsagateun ne misoga gadeukhan uri nagwone
(snyummu seperti malaikat yang mengisi surga)
Neomaneul wihan kkotteullo yeongwonhi chaewo dulkkeoya
(aku akan mengisinya dengan bunga-bunga untukmu)
Almost Paradise
(hampir (terasa) seperti surga)
taeyangboda deo ttaseuhan
Nal boneun neoui nunbicheun
(tatapan matamu lebih hangat dari sinar matahari)
onsesang da gajindeutae
(rasanya aku memiliki segala yang ada di dunia)
In my life
(dalam hidupku)
nae jichin sarme biccheoreom Dagawajun ni saran-geul
(seperti cahaya di kehidupanku yang sulit)
eonje kkajina ganjikhal su itdamyeon
(andai aku bisa menjagamu selamanya)
Eonjekkajina saranghal su itdamyeon~
(andai hnaya ada engkau yang bisa kucinta untuk selamanya)
Bang Bang Boom by T-Max
gujebajie nalgeun kaenbeoseu
jeokdanghi seutaillage kkumigo oh yeah~
neol derireoganeun nae seukuteo
i georido neol bangigo way
haessareun uril bichwojujyo
ije gobaekhallae
yongginae neoege malhajyo
sesang nuguboda deo neol saranghae
naneun neo hanaman baralge
apeuge haji anha
neo hanaman gajillae get up stand up
My heart neoreul barabomyeon
BANG BANG BOOM
o! dwaesseo jamkkan jeogi baby
o! dansume sarojamneun lady
teojildeutan nae mameun daineomaiteu
yes! yes! yo!
o! get up deokeuge stand up
dugeundugeun jomajoma gaseumi seolle
o! jeomjeom nege galsurok
keojyeoganeun nae sarang
BANG BANG BOOM!
neomaneul wihae ibeun wonpiseu
nareul bara boneun ne miso oh yeah~
tteollineun nae mameun dugeundugeun
haneureul nalgeotman gata (YEAH~~)
haessareun uril bichwojujyo
ije gobaekhallae
yongginae neoege malhajyo
sesang nuguboda deo neol saranghae
naneun neo hanaman baralge
apeuge haji anha
neo hanaman gajillae get up stand up
My heart neoreul barabomyeon
BANG BANG BOOM
o! geurae dagawajwo baby
o! jeogiseo nal baraboneun lady
na ttohan neoreul gidaryeo wasseo
yes! yes! yo!
o! get up dagawa stand up
josimseure salgeumsalgeum naege wajullae
o! jeomjeom nege galsurok
keojyeoganeun naesarang
BANG BANG BOOM!
naneun neo hanaman baralge
apeuge haji anha
neo hanaman gajillae get up stand up
My heart neoreul barabomyeon
BANG BANG BOOM
neoman barabomyeon
BANG BANG BOOM
neoman barabomyeon
BANG BANG BOOM
neoman barabomyeon
BANG BANG BOOM
Because Im Stupid
SS501
Nae meorineon neomuna nappaseo
Neo hanapakke nan moreugo
Tareun sarameun pogoittneun neon
Ireon naema-eumdo moreugettji
Neoui harue naran eoptgettji
Tto chu'eokjoch'a eoptgettjiman
Neoman paraman pogoittneun nan
Chakku nunmuli heureugoisseo
Neoui dwaetmoseubeul poneungeotdo nan haengbokiya
Ajik naui ma-eumeul mollado
Kkeutnae seuch'ideusi kado
Niga neomu pogosip'eun nalen
Neomu kyeondigi himdeul naleneun
Neoreul saranghanda ipgae maemdola
Honja dasi tto CRYING FOR YOU
Honja dasi tto MISSING FOR YOU
Baby! I love you! I'm waiting for you!
Neoui harue nan eoptgettji
Tto kieokjoch'a eoptgettjiman
Neoman paraman pogoittneun nan
Honja ch'ueokeul mandeulgo isseo
Naegen sarangiran areumdaun sangch'eokat'a
Neoui yeppeun misoreul poado
Hamkke nan utjido mothae
Niga neomu saenggaknaneun nalen
Kaseum sirigo seulp'eun naleneun
Niga pogosip'ta ipgae maemdola
Honja dasi tto CRYING FOR YOU
Honja dasi tto MISSING FOR YOU
Baby! I love you! I'm waiting for you!
Bye, bye, never say goodbye
Ireohke chapji mothajiman
I need you amu maldo mothae I want you
Paraedo dasi paraedo
Niga neomu pogosip'eun nalen
Neomu kyeondigi himdeul naleneun
Neoreul saranghanda ipgae maemdola
Honja dasi tto CRYING FOR YOU
Niga neomu saenggaknaneun nalen
Kaseum sirigo seulp'eun naleneun
Niga pogosip'ta ipgae maemdola
Honja dasi tto CRYING FOR YOU
Honja dasi tto MISSING FOR YOU
Baby! I love you! I'm waiting for you!
Sunday, 3 October 2010
PEMBAHASAN
A. Keutamaan Silahturahmi
Sesungguhnya silaturrahim termasuk ibadah kepada Allah yang paling baik dan ketaatan yang paling agung, kedudukan yang tertinggi dan berkah yang besar, serta yang paling umum manfaatnya di dunia dan akhirat. Maka silaturrahim merupakan kebutuhan secara fitrah dan sosial, yang dituntut oleh fitrah yang benar dan dicenderungi oleh tabiat yang selamat. Sesungguhnya sempurnalah dengannya keakraban, tersebar kasih sayang dengan perantaraannya, dan merata rasa cinta. Ia adalah bukti kemuliaan, tanda muru`ah, mengusahakan bagi seseorang kemuliaan, pengaruh, dan wibawa. Karena alasan itulah banyak orang yang menyambung (tali silaturrahim) kepada orang yang memutuskan dan memberi kepada orang yang tidak mau memberi, serta bersifat santun kepada yang bodoh. Tidaklah nampak muru`ah kecuali ada padanya tali kekeluargaan yang disambung kembali, kebaikan yang diberikan, kesalahan yang dimaafkan, dan uzur yang diterima.
Di antara besarnya perkara silaturrahim, sesungguhnya Allah mengambil baginya satu nama dari nama-Nya yang Maha Agung, maka dari Abdurrahman bin 'Auf, ia berkata, 'Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:
قَالَ اللهُ تعالى: أَنَا اللهُ وَأَنَا الرَّحْمنُ, خَلَقْتُ الرَّحِمَ وَشَقَقْتُ لَهَا اسْمًا مِنْ اسْمِي فَمَنْ وَصَلَهَا وَصَلْتُهُ وَمَنْ قَطَعَهَا قَطَعْتُهُ
"Allah berfirman, 'Aku adalah Allah, dan Aku Yang Maha Penyayang, Aku menciptakan rahim, dan Aku mengambilkan baginya satu nama dari nama-Ku. Maka barangsiapa yang menyambungnya niscaya Aku menyambung (hubungan dengan)nya dan barangsiapa yang memutuskannya niscaya Aku memutuskan (hubungan dengan)nya."
Keutamaan Silahturrahmi diantaranya:
1. Silaturahmi merupakan sebagian dari konsekuensi iman dan tanda-tandanya
Allah memerintahkan untuk menyambung hubungan silaturrahim setelah memerintahkan bertaqwa kepada-Nya. Maka Allah mengingatkan para da'i-Nya yang berada di antara manusia, agar menyambung tali silaturrahim, karena mereka berasal dari satu jiwa, dan untuk menunjukkan bahwa silaturrahim karena mengharapkan ridha Alah merupakan salah satu pengaruh taqwa kepada Allah yang penuh berkah, menjadi tanda meresapnya taqwa di dalam hati, merupakan petunjuk kebenaran iman. Maka manusia yang paling menyambung silaturrahim merupakan manusia yang paling sempurna iman dan paling bertaqwa kepada Rabb-Nya. Kerena inilah, Nabi Muhammad merupakan orang yang paling menyambung hubungan silaturrahim dan yang paling bertaqwa kepada Allah.
Dari Abu Hurairah ra ia berkata: Rasulullah saw bersabda:
A. Keutamaan Silahturahmi
Sesungguhnya silaturrahim termasuk ibadah kepada Allah yang paling baik dan ketaatan yang paling agung, kedudukan yang tertinggi dan berkah yang besar, serta yang paling umum manfaatnya di dunia dan akhirat. Maka silaturrahim merupakan kebutuhan secara fitrah dan sosial, yang dituntut oleh fitrah yang benar dan dicenderungi oleh tabiat yang selamat. Sesungguhnya sempurnalah dengannya keakraban, tersebar kasih sayang dengan perantaraannya, dan merata rasa cinta. Ia adalah bukti kemuliaan, tanda muru`ah, mengusahakan bagi seseorang kemuliaan, pengaruh, dan wibawa. Karena alasan itulah banyak orang yang menyambung (tali silaturrahim) kepada orang yang memutuskan dan memberi kepada orang yang tidak mau memberi, serta bersifat santun kepada yang bodoh. Tidaklah nampak muru`ah kecuali ada padanya tali kekeluargaan yang disambung kembali, kebaikan yang diberikan, kesalahan yang dimaafkan, dan uzur yang diterima.
Di antara besarnya perkara silaturrahim, sesungguhnya Allah mengambil baginya satu nama dari nama-Nya yang Maha Agung, maka dari Abdurrahman bin 'Auf, ia berkata, 'Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:
قَالَ اللهُ تعالى: أَنَا اللهُ وَأَنَا الرَّحْمنُ, خَلَقْتُ الرَّحِمَ وَشَقَقْتُ لَهَا اسْمًا مِنْ اسْمِي فَمَنْ وَصَلَهَا وَصَلْتُهُ وَمَنْ قَطَعَهَا قَطَعْتُهُ
"Allah berfirman, 'Aku adalah Allah, dan Aku Yang Maha Penyayang, Aku menciptakan rahim, dan Aku mengambilkan baginya satu nama dari nama-Ku. Maka barangsiapa yang menyambungnya niscaya Aku menyambung (hubungan dengan)nya dan barangsiapa yang memutuskannya niscaya Aku memutuskan (hubungan dengan)nya."
Keutamaan Silahturrahmi diantaranya:
1. Silaturahmi merupakan sebagian dari konsekuensi iman dan tanda-tandanya
Allah memerintahkan untuk menyambung hubungan silaturrahim setelah memerintahkan bertaqwa kepada-Nya. Maka Allah mengingatkan para da'i-Nya yang berada di antara manusia, agar menyambung tali silaturrahim, karena mereka berasal dari satu jiwa, dan untuk menunjukkan bahwa silaturrahim karena mengharapkan ridha Alah merupakan salah satu pengaruh taqwa kepada Allah yang penuh berkah, menjadi tanda meresapnya taqwa di dalam hati, merupakan petunjuk kebenaran iman. Maka manusia yang paling menyambung silaturrahim merupakan manusia yang paling sempurna iman dan paling bertaqwa kepada Rabb-Nya. Kerena inilah, Nabi Muhammad merupakan orang yang paling menyambung hubungan silaturrahim dan yang paling bertaqwa kepada Allah.
Dari Abu Hurairah ra ia berkata: Rasulullah saw bersabda:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلام مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
رَحِمَهُ فَلْيَصِلْ, وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلآخِر
"Barang dan hari akhir maka hendaklah iasiapa yang beriman kepada Allah dan memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah hari akhir maha hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi"
2. Silaturahmi adalah penyebab bertambah umur dan luas rizqi
Sesungguhnya silaturrahim memperkuat kasih sayang dan menambah rasa cinta, serta memperkokoh ikatan kekeluargaan. Nabi bersabda:
إِنَّ صِلَةَ الرَّحِمِ مَحَبَّةٌ فِى اْلأَهْلِ وَمَثرَاةٌ فِى الْمَالِ وَمَنْسَأَةٌ فِى اْلأَثَرِ: قال رسول الله ص.م
“Sesungguhnya silaturrahim adalah rasa cinta di dalam keluarga, menambah harta, dan memperpanjang umur”
Sesungguhnya silaturrahim menambah umur, memakmurkan negeri, menambah keberkahan rizqi, dan memelihara kesudahan yang buruk.
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ: قال رسول الله صلى الله عليه وسلام
"Barangsiapa yang ingin dimudahkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahim."
3. Silaturahmi menyebabkan adanya hubungan Allah swt bagi orang yang menyambungnya
Dalam satu riwayat al-Bukhari:
فَقَالَ اللهُ تعالى: مَنْ وَصَلَكَ وَصَلْتُهُ وَمَنْ قَطَعَكَ قَطَعْتُهُ
"Allah swt berfirman: "Barangsiapa yang menyambung engkau niscaya Aku menyambungnya dan barangsiapa yang memutuskan engkau niscaya Aku memutuskannya"
إَنَّ اللهَ خَلَقَ الْخَلْقَ حَتَّى إِذَا فَرَغَ مِنْهُمْ قَامَتِ الرَّحِمُ فَقَالَتْ:هَذَا مَقَامُ الْعَائِذُ بِكَ مِنَ الْقَطِيْعَةِ. قَالَ: َنعَمْ, أَمَا تَرْضَيْنَ أَنْ أَصِلَ مَنْ وَصَلَكَ وَأَقْطَعَ مَنْ َقطَعَكَ؟ قَالَتْ: بَلَى. قَالَ: فَذَلِكَ لَكَ.
"Sesungguhnya Allah menciptakan makhluk, hingga apabila Dia selesai dari (menciptakan) mereka, rahim berdiri seraya berkata: ini adalah kedudukan orang yang berlindung dengan-Mu dari memutuskan.' Dia berfirman: 'Benar, apakah engkau ridha bahwa Aku menyambung orang yang menyambung engkau dan memutuskan orang yang memutuskan engkau? Ia menjawab, 'Bahkan.' Dia berfirman, 'Itulah untukmu.'
4. Silaturahmi merupakan salah satu penyebab utama masuk surga dan jauh dari neraka
Dari Abu Ayyub al-Anshari ra, sesungguhnya seorang laki-laki berkata: Ya Rasulullah, ceritakanlah kepadaku amalan yang memasukkan aku ke dalam surga dan menjauhkan aku dari neraka.
تَعْبُدُ اللهَ وَلاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيْمُ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ وَتَصِلُ الرَّحِمَ : قال رسول الله صلى الله عليه وسلام
Rasulullah bersabda: “Engkau menyembah Allah swt dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi” (HR Bukhari dan Muslim)
5. Silaturahmi merupakan ketaatan kepada Allah swt dan ibadah besar, serta petunjuk takutnya hamba kepada Rabb-Nya
Allah swt berfirman:
"dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Rabbnya dan takut kepada hisab yang buruk."(QS. Ar-Ra'd :21)
6. Sesungguhnya ganjaran silaturahmi lebih besar dari pada memerdekakan budak
Dari Ummul mukminin Maimunah binti al-Harits radhiyallahu 'anha, bahwasanya dia memerdekakan budak yang dimilikinya dan tidak memberi kabar kepada Nabi saw sebelumnya, maka tatkala pada hari yang menjadi gilirannya, ia berkata: Apakah engkau merasa wahai Rasulullah bahwa sesungguhnya aku telah memerdekakan budak (perempuan) milikku? Beliau bertanya: "Apakah sudah engkau lakukan?" Dia menjawab: Ya.
أَمّا إِنَّكِ لَوْ أَعْطَيتِهَا أَخْوَالَكِ كَانَ أَعْظَمَ ِلأَجْرِكِ : قال رسول الله ص. م
Rasulullah SAW bersabda: "Adapun jika engkau memberikannya kepada paman-pamanmu niscaya lebih besar pahalanya untukmu."
7. Di antara besarnya ganjaran silaturahmi, sesungguhnya sedekah terhadap keluarga sendiri tidak seperti sedekah terhadap orang lain
Dari Salman bin 'Amir ra
" الصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِيْنِ صَدَقَةٌ وَعَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ: صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ ": قال رسول الله ص. م
“Rasulullah bersabda: "Sedekah terhadap orang miskin adalah sedekah dan terhadap keluarga sendiri mendapat dua pahala: sedekah dan silaturahmi.” (HR Tirmidzi)
Demikian pula dengan hadits Zainab ats-Tsaqafiyah radhiyallahu 'anha, istri Abdullah bin Mas'ud ra, ketika ia pergi dan bertanya kepada Nabi saw: Apakah boleh dia bersedekah kepada suaminya dan anak-anak yatim yang ada dalam asuhannya? Maka Nabi saw bersabda:
لَهَا أَجْرَانِ: أَجْرُ الْقَرَابَةِ وَأَجْرُ الصَّدَقَةِ : قال رسول الله صلى الله عليه وسلام
Rasulullah SAW bersabda: "Untuknya dua pahala, pahala kekeluargaan dan pahala sedekah." (HR Bukhari dan Muslim)
Imam Muslim dan Imam Ahmad rahimahumallah meriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata: Seorang laki-laki datang kepada Nabi saw seraya berkata: Ya Rasulullah, sesungguhnya aku memiliki kerabat yang terus kusambung hubungan dengan mereka sedangkan mereka memutuskannya, aku berbuat baik kepada mereka dan mereka berbuat jahat kepadaku, serta mereka bersikap bodoh kepadaku sedangkan aku selalu bersikap santun kepada mereka
قال رسُل الله ص.م. :مِنَ اللهِ ظَهِيْرٌ عَلَيْهِمْ مَادُمْتَ عَلَى ذلِكَ لَئِنْ كُنْتَ كَمَا قُلْتَ, فَكَأَنَّمَا تُسِفُّهُمُ الْمَلَّ, وَلاَيَزَالُ مَعَكَ لَئِنْ كُنْتَ
Rasulullah SAW bersabda: "Jika engkau benar-benar seperti yang engkau katakan, maka seolah-olah engkau menaburkan bara panas di wajah mereka, dan senantiasa kemenangan dari Allah swt menyertaimu terhadap mereka, selama engkau tetap seperti itu." (HR Muslim)
Sebagian manusia tidak menyambung hubungan dengan kerabatnya kecuali apabila mereka menyambungnya, ini pada hakekatnya bukan menyambung tali silaturahmi, sesungguhnya hal tersebut hanyalah membalas jasa saja, karena sesungguhnya muru`ah dan fitrah yang sehat menuntut untuk membalas jasa kepada orang yang berbuat baik kepadamu, sama saja ia termasuk kerabatmu atau bukan. Dari Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash ra dari Nabi saw
لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ وَلكِنَّ الْوَاصِلَ الَّذِي إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا : قال رسُل الله ص.م.
Rasulullah SAW bersabda: "Orang yang menyambung (tali silaturahmi) bukanlah orang yang membalas jasa, akan tetapi orang yang menyambung (tali silaturahmi) adalah yang apabila diputuskan hubungan (silatarrahim)nya, ia menyambungnya" (HR Bukhari, Abu Dawud dan Tirmidzi)
B. Dosa Memutuskan Silahturrahmi
Sesungguhnya memutuskan tali silaturahmi merupakan dosa besar yang Allah memberikan ancaman kepada pelakunya dengan berbagai siksaan dan hukuman, baik di dunia maupun di akhirat. Bagaimana tidak, padahal Rasulullah telah bersabda:
اَلرَّحِمُ مُعَلَّقَةٌ بِالْعَرْشِ تَقُوْلُ: مَنْ وَصَلَنِي وَصَلَهُ اللهُ وَمَنْ قَطَعَنِي قَطَعَهُ اللهُ.: قال رسُل الله ص.م.
"Rahim bergantung di Arys seraya berkata: Barangsiapa yang menyambung hubunganku niscaya Allah swt menyambungnya, dan barangsiapa yang memutuskan aku niscaya Allah swt memutuskan hubungan dengannya" (HR Bukhari dan Muslim)
Memutuskan silahturrahmi menyebabkan terhapusnya hati, butanya mata hati, dan terhalang dari mendapatkan ilmu yang bermanfaat, bahkan terhalang dari mendapat semua kebaikan, kehidupan orang yang memutuskan silaturahmi akan menjadi susah, tidak ada yang menyukai dan menyebutnya, dan apabila ia disebut orang, maka dengan pembicaraan yang buruk dan sifat yang jelek. Dikarenakan memutus silaturahmi termasuk telah memutuskan kepada pelakunyakerusakan di muka bumi, maka Allah dengan mendapat kutukan dan hukuman yang segera (di dunia) dan tertunda (di akhirat), Firman Allah swr:
فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا فِي اْلأَرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ أُوْلَئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَى أَبْصَارَهُمْ
"Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan dimuka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan Mereka itulah orang-orang yang dila'nati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka" (QS. Muhammad :22-23)
Maka orang yang memutuskan tali silaturahmi terputus dari Allah swt, dan siapa yang Allah swt putuskan hubungan dengannya, maka kebaikan apakah yang bisa diharapkannya, dan keburukan apakah yang ia bisa aman darinya, baik di dunia maupun di akhirat selama ia masih memutuskan tali silaturahmi? orang yang memutuskan silaturahmi membawa dirinya untuk tidak dikabulkan doanya. Dari Abu Bakrah radari Nabi saw beliau bersabda:
مَا مِنْ ذَنْبٍ أَحْرَى أَنْ يُعَجِّلَ اللهُ لِصَاحِبِهِ الْعُقُوْبَةَ فِي الدُّنْيَا مَعَ مَا يُدَّخَرُ لَهُ فِي اْلآخِرَةِ مِنَ الْبَغْيِ وَقَطِيْعَةِ الرَّحِمِ
"Tidak ada dosa yang Allah swt lebih percepat siksaan kepada pelakunya di dunia, serta yang tersimpan untuknya di akhirat selain perbuatan zalim dan memutuskan tali silaturahmi" (HR Tirmidzi)
Dan diriwayatkan bahwa orang yang memutuskan tali silaturahmi, amalannya tidak akan diterima, dari Abu Hurairah ra ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw bersabda:
إِنَّ أَعْمَالَ بَنِي آدَمَ تُعْرَضُ كُلَّ خَمِيْسٍ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ فَلاَ يُقْبَلُ عَمَلُ قَاطِعِ رَحِمٍ
"Sesungguhnya amal ibadah manusia diperlihatkan setiap hari Kamis malam Jum'at, maka tidak diterima amal ibadah orang yang memutuskan hubungan silaturahmi" (HR Ahmad)
Dari Abdullah bin Abi Aufa ra, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw bersabda:
لاَ تَنْزِلُ الرَّحْمَةُ عَلَى قَوْمٍ فِيْهِمْ قَاطِعُ رَحِمٍ
"Rahmat tidak akan turun kepada kaum yang padanya terdapat orang yang memutuskan tali silaturahmi" (HR Muslim)
Dan orang yang memutuskan tali silaturahmi terancam tidak bisa masuk surga, dari Abu Muhammad Jubair bin Muth'im ra
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ : قال رسُل الله ص.م.
Rasulullah SAW bersabda: "Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan (silaturahmi)" (HR Bukhari dan Muslim)
Akibat memutuskan silaturahmi :
1. Jika memutuskan enam hari seperti menumpahkan darahnya.
Rasulullah SAW bersabda :
"Barangsiapa yang memutuskan hubungan dengan saudaranya selama enam hari, maka sama seperti menumpahkan darahnya" (HR Abu Daud)
Dibolehkan apabila dilakukan karena Allah ta’ala atau motivasinya untuk kepentingan agama. Seperti kisah tiga orang sahabat nabi yang tidak mau ikut perang Tabuk dan diasingkan selama 50 hari sebagai hukuman ketidak ikutsertaannya dalam perang.
2. Akan mendapat laknat, ditulikan dan dibutakan Allah Ta'ala.
Allah berfirman:
"Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka." (Q.S. Muhammad: 22-23)
3. Dosa yang dipercepat siksanya di dunia dan akhirat
Rasulullah SAW bersabda :
"Tidaklah ada dosa yang lebih pantas untuk Allah Ta'ala percepat siksaannya di dunia disamping ada yang diakhirkan bagi pelakunya di akhirat daripada kezhaliman dan memutuskan persaudaraan" (diriwayatkan oleh Imam Ahmad)
4. Siapa yang memutuskan silaturrahmi maka Allah akan memutuskan dan menolaknya. Dalam hadist Qudsy, Allah Ta'ala berfirman: " Saya Ar-Rahman, Saya telah menciptakan rahmi dan Saya memberikannya nama dari
pecahan nama-Ku. Siapa saja yang menyambungnya maka Saya akan menyambung hubungan dengan dia, sedangkan siapa yang memutuskannya maka Saya akan memutuskan hubungan dengan dia dan menolaknya". (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad)
5. Rahmat Allah tidak turun kepada orang yang memutuskan silaturahmi.
Rasulullah SAW bersabda :" Sesungguhnya rahmat tidak akan turun kepada segolongan orang yang ditengah mereka ada seseorang yang memutuskan hubungan keluarga" (HR. Al-Ashbahany dan At thabrani)
6. Malaikat Rahmat tidak turun kepada orang yang memutuskan silaturahmi.
Rasulullah SAW bersabda :" Sesungguhnya para malaikat tidak akan turun kepada segolongan orang yang di tengah mereka ada seseorang yang memutuskan hubungan kekeluargaan"(HR At-Thabrani)
7. Tidak akan masuk surga. Rasulullah SAW bersabda: “Tiga orang yang tidak akan masuk surga yaitu pembuat khamar, orang yang memutus-
kan hubungan kekeluargaan dan orang yang membenarkan sihir” (HR Ahmad, al-Hakim dan Ibnu Hibban)
" Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan" (Muttafaq alaih)
" Tidak akan masuk surga orang yang melakukan lima perkara: orang yang suka minum khamar, percaya kepada sihir, memutuskan sanak saudara, tidak akan masuk surga pula dukun (tukang ramal) dan orang yang suka mengungkit pemberiannya" (HR Ahmad)
C. Memuliakan Tetangga
Salah satu sisi akhlak terpenting yang diajarkan Rasulullah adalah memuliakan tetangga. Istri Nabi, 'Aisyah r.a. menyatakan bahwa “Rasulullah pernah bercerita, Malaikat Jibril selalu berwasiat agar Rasulullah senantiasa berbuat baik kepada para tetangga. Dalam hadis lain, Beliau menjelaskan, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya." (HR Muslim).
At-Thabrani meriwayatkan dengan sanad dhaif/lemah dari Ka’ab bin Malik ra,
ألا إن أَربَعينَ دَار جار : قال رسُل الله ص.م.
“Ingatlah bahwa empat puluh rumah itu adalah tetangga 40 rumah” (dari sisi setiap penjuru (kanan, kiri, muka, dan belakang)).”
Jika ada seorang muslim berada ditengah-tengah komunitas yang beraneka ragam dan dia bersabar di sana, ikut berbaur di sana, mempunyai peran di masyarakat, dan dia tetap bersabra dengan ke islamannya. Hal tersebut lebih baik daripada seorang yang sholih, hafal quran, hafal hadist, rajin shalat, namun tidak mengenal atau perduli dengan tetangga dan masyarakat di sekitarnya.
Ada seorang perempuan dijaman Rasul, yang mengabiskan hidupnya dengan beribadah: shalat malam, puasa, baca quran. Namun kata Jibril wanita tersebut adalah penghuni neraka, karena dia tidak perduli dengan tetangganya. Kesempurnaan iman seseorang adalah sebanding dengan keperduliannya terhadap tetangganya.
An Nisa ayat 36:
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, Ibnu Sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”. (QS. An Nisaa’: 36)
Tetangga di sini tidak hanya tetangga yang muslim, tapi juga yang non-muslim
D. Persaudaraan Sesama Muslim
Rasulullah saw. bersabda : Siapa yang menghilangkan kesulitan seorang mu’min, niscaya Allah menghilangkan kesulitannya pada hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan urusan orang lain niscaya Allah mudahkan urusannya di dunia dan akhirat, dan siapa yang menutup aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Allah selalu menolong hambanya selama hambanya menolong saudaranya. Siapa yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan ke syurga. Suatu kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah membaca kitab-kitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka, niscaya akan diturunkan kepada mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka rahmat, dan mereka dikelilingi malaikat serta Allah sebut-sebut mereka kepada makhluk disisi-Nya. Dan siapa yang lambat amalnya, hal itu tidak akan dipercepat oleh nasabnya.(HR. Muslim)
Orang yang membantu kesulitan orang lain, maka Allah akan membalasnya dengan menghilagkan kesusahannya di hari kiamat. Jika kita memudahkan urusan orang lain, maka Allah juga akan memudahkan urusan kita. Ini adalah keberuntungan yang luar biasa. Kemudian lihat lagi hadis itu. Jika kita menutup aib orang lain, maka Allah juga akan menutup aib kita. Yaitu menghapus dosa dan kesalahan kita. Membicarakan kejelekan orang lain sangat dilarang dalam islam. Ingatlah amalan kebaikan kita akan habis dimakan oleh dosa ghibah.
Selain itu seorang muslim dengan muslim lainnya sangat dilarang saling membenci, saling menzalimi yang akan menimbulkan perpecahan dan permusuhan.
Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali). Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain; haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya.(HR. Muslim)
Allah berfirman:
"orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat."(Q.S. Al Hujurat: 10)
"dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain…"(Q.S. At Taubah: 71)
E. Menggunjing
Sebagai agama yang sempurna, Islam mengajak bicara akal, hati, perasaan dan jiwa, akhlak dan pendidikan. Agama yang mulia ini menggariskan adanya peraturan-peraturan agar seorang muslim dapat memiliki hati yang selamat, perasaan yang bersih, menjaga kehormatan lisan, dan menjaga rahasia pribadinya, serta dapat berakhlak mulia terhadap Rabb-nya, dirinya dan seluruh manusia. Allah SWT. berfirman:" Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang lain dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (Q.S. Al-Hujurat: 12)
G. MENGADU DOMBA (NAMIMAH)
Namimah adalah mengutip suatu perkataan dengan tujuan untuk mengadu domba antara seseorang dengan si pembicara. Mengadukan ucapan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak adalah salah satu faktor yang menyebabkan terputusnya ikatan dan yang menyulut api kebencian serta permusuhan antar sesama manusia. Allah mencela pelaku perbuatan tersebut dalam firmanNya,
“dan janganlah kamu ikuti Setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah” (Q.S. Al-Qalam: 10-11)
Dalam sebuah hadits marfu’ yang diriwayatkan Hudzaifah, disebutkan,
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَتَّاتٌ.
“Tidak akan masuk Surga al-qattat (tukang adu domba).”( Hadits riwayat Al-Bukhari, lihat Fathul Bari, 10/472. Dalam An-Nihayah karya Ibnu Atsir, 4/11 disebutkan:” …Al-Qattat adalah orang yang menguping (mencuri dengar pembicaraan), tanpa sepengetahuan mereka, lalu ia membawa pembicaraan tersebut kepada yang lain dengan tujuan mengadu domba.)
Ibnu Abbas meriwayatkan,
مَرَّ النَّبِيُّ بِحَائِطٍ مِنْ حِيْطَانِ الْمَدِيْنَةِ فَسَمِعَ صَوْتَ إِنْسَانَيْنِ يُعَذَّبَانِ فِيْ قُبُوْرِهِمَا فَقَالَ النَّبِيُّ يُعَذَّبَانِ، وَمَا يُعَذَّبَانِ فِيْ كَبِيْرٍ -ثُمَّ قَالَ- بَلَى [وَفِيْ رِوَايَةٍ: وَإِنَّهُ لَكَبِيْرٌ] كَانَ أَحَدُهُمَا لاَ يَسْتَتِرُ مِنْ بَوْلِهِ، وَكَانَ اْلآخَرُ يَمْشِي بِالنَّمِيْمَةِ.
“(Suatu hari) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melewati sebuah kebun di antara kebun-kebun di Madinah. Tiba-tiba beliau mendengar dua orang sedang disiksa di dalam kuburnya, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda, “Keduanya disiksa, padahal tidak karena masalah yang besar (dalam anggapan keduanya) -lalu bersabda- benar (dalam sebuah riwayat disebutkan, “Padahal sesungguhnya ia adalah persoalan besar.”). Salah seorang di antaranya tidak meletakkan sesuatu untuk melindungi diri dari percikan kencingnya dan seorang lagi (karena) suka mengadu domba.”( Hadits riwayat Al-Bukhari, lihat Fathul Bari, 1/317.)
Di antara bentuk namimah yang paling buruk adalah hasutan yang dilakukan seorang lelaki tentang istrinya atau sebaliknya, dengan maksud untuk merusak hubungan suami istri tersebut. Demikian juga adu domba yang dilakukan sebagian karyawan kepada teman karyawannya yang lain. Misalnya dengan mengadukan ucapan-ucapan kawan tersebut kepada direktur atau atasan dengan tujuan untuk memfitnah dan merugikan karyawan tersebut. Semua hal ini hukumnya haram.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi jaminan surga pada seorang muslim yang dapat menjamin lisannya. Dari Sahal bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa menjamin untukku apa yang ada di antara kedua dagunya (lisan) dan apa yang ada di antara kedua kakinya (kemaluan/farji), maka aku akan menjamin untuknya surga.” (HR. Al-Bukhari
Pelaku namimah diancam dengan adzab di alam kubur. Ibnu Abbas meriwayatkan, “ (suatu hari) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati dua kuburan lalu berkata, lalu bersabda, “Sesungguhnya penghuni kedua kubur ini sedang diadzab. Dan keduanya bukanlah diadzab karena perkara yang berat untuk ditinggalkan. Yang pertama, tidak membersihkan diri dari air kencingnya. Sedang yang kedua, berjalan kesana kemari menyebarkan namimah.” (HR. Al-Bukhari)
Sikap Terhadap Pelaku Namimah
Imam An-Nawawi berkata, “Dan setiap orang yang disampaikan kepadanya perkataan namimah, dikatakan kepadanya: “Fulan telah berkata tentangmu begini begini. Atau melakukan ini dan ini terhadapmu,” maka hendaklah ia melakukan enam perkara berikut:
1. Tidak membenarkan perkataannya. Karena tukang namimah adalah orang fasik.
2. Mencegahnya dari perbuatan tersebut, menasehatinya dan mencela perbuatannya.
3. Membencinya karena Allah, karena ia adalah orang yang dibenci di sisi Allah. Maka wajib membenci orang yang dibenci oleh Allah.
4. Tidak berprasangka buruk kepada saudaranya yang dikomentari negatif oleh pelaku namimah.
5. Tidak memata-matai atau mencari-cari aib saudaranya dikarenakan namimah yang didengarnya.
6. Tidak membiarkan dirinya ikut melakukan namimah tersebut, sedangkan dirinya sendiri melarangnya. Janganlah ia menyebarkan perkataan namimah itu dengan mengatakan, “Fulan telah menyampaikan padaku begini dan begini.” Dengan begitu ia telah menjadi tukang namimah karena ia telah melakukan perkara yang dilarang tersebut.”
Monday, 14 June 2010
Cerpen:
AISHA
Suatu hari di sebuah rumah sederhana tinggallah seorang janda bersama anak gadisnya yang bernama Aisha. Gadis itu cantik dan baik hati. Rumah tempat tinggal mereka itu memiliki taman bunga yang indah walaupun tidak begitu luas. Halaman rumah selalu bersih.
Aisha adalah seorang mahasiswi sebuah universitas negeri di daerahnya. Ia termasuk mahasiswi berprestasi, cerdas dan rajin. Di kampusnya, Aisha tergolong cewek yang ramah, mudah bergaul, baik dan rendah hati.
Hari ini adalah hari senin.. mahasiswa kembali menyibukkan diri dengan berbagai tugas yang telah diberikan dosen-dosen mereka. Aisha pun sibuk seperti teman-temannya. Dia kembali ke tempat kost nya dan kembali melaksanakan kegiatan kuliah seperti biasa. Semester baru ini seluruh mahasiswa disibukkan dengan tugas-tugas baru. Perpustakaan kampus tak pernah sepi. Koleksi buku di perpustakaan itu semakin habis karena banyak dipinjam oleh mahasiswa.
Hari demi hari dilalui Aisha. Tanpa sadar, satu minggu telah dilaluinya dengan sibuk mengerjakan tugas-tugasnya. Bulan ini di kampus ada sebuah acara yang diramaikan semua mahasiswa. Acara ulang tahun kampus. Acara itu diisi dengan pentas seni, bazaar, dan bebagai lomba yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Karena masih tergolong pendatang baru, Aisha belum mengetahui apa yang harus dilakukan untuk membantu kakak tingkat menyiapkan segalanya untuk acara ultah kampus. Akhirnya Aisha tidak melakukan apa-apa selain ikut meramaikan acara itu.
Hari kedua bazar, Aisha memutuskan untuk ikut menjaga stand jurusannya. Ia menjaga stand bersama teman-teman dan kakak tingkatnya. Aisha lebih cantik diantara teman-temannya.
“Hm, mbak, ini nanti acaranya apa saja?” Tanya Aisha pada salah satu kakak tingkatnya.
“belum tahu nih, mungkin pentas seni,” jawab kakak tingkatnya.
Sambil menunggu acara dimulai, Aisha membaca buku yang dipinjamnya dari perpustakaan dua hari yang lalu.
Satu jam sudah Aisha dan mahasiswa lain menuggu, akhirnya sekarang acara dimulai. Host nya adalah Adhil, seorang mahasiswa semester akhir. Cewek-cewek di kampus hampir semuanya menjadi penggemar Adhil. Sorak sorai penonton terdengar keras. Namun Aisha bersikap biasa saja karena ia memang bukan penggemar kakak tingkatnya itu.
Setelah memperhatikan Adhil dengan lebih seksama, Aisha mengakui ketampanan dan kekerenan Adhil. Namun ia tidak mengungkapkan pada siapapun. Sesaat kemudian Adhil melantunkan lagu pembuka yang disambut meriah oleh para fans nya.
Pukul 20.00 WIB acara diakhiri dengan penampilan grup band dari kelas Aisha. Aisha mengabadikan penampilan teman-temannya itu dengan sebuah handy cam milik temannya.
Sesampai di rumah, Aisha tidak dapat tidur. Ia gelisah memikirkan sesuatu. Tetapi ia sendiri tak tahu apa yang sedang dipikirkannya.
……….
Semenjak melihat penampilan Adhil, Aisha sering melamun. Hari-hari dilaluinya dengan berharap ia akan bertemu dengan Adhil di kampus. Perasaannya tak menentu. Ia tidak berani untuk mengakui perasaannya pada Adhil. Hal ini karena Aisha bukan tipe cewek yang mudah mengungkapkan perasaan pada orang lain.
“ Ya Allah kenapa aku ini? Aku tidak mau memiliki rasa ini kalau ini akan membuat aku sakit hati. Bantulah aku untuk melupakannya. Aku tak mau membuat orang lain sakit hati karena ku.”
Ketika akan meminjam buku di perpustakaan, secara tidak sengaja Aisha bertemu dengan Adhil yang sedang menuju gedung HMPS yang berada di sebelah gedung perpustakaan. Adhil yang melihat Aisha yang terpana melihatnya, hanya melempar senyum manis, semanis madu asli. Aisha membalas senyum Adhil. Kemudian ia masuk ke dalam perpustakaan dengan jantung yang berdebar kencang.
Hari demi hari, Aisha telah mengenal Adhil lebih dekat. Hal ini tidak disadarinya. Suatu hari Aisha ingin mengungkapkan perasaan yang dipendamnya. Ia mencari Adhil kemana-mana tetapi tidak menemukannya. Akhirnya tanpa disengaja ia melihat Adhil duduk berdua dengan seorang cewek yang juga merupakan mahasiswi seangkatan Aisha. Aisha tidak berani mendekat. Ia sedikit bergetar melihat Adhil bersama cewek itu.
Dengan bermodal sedikit keberanian, Aisha mendekati dua orang itu. Ia ingin berbicara dengan Adhil sebentar saja. Adhil pun menuruti keinginan Aisha. Mereka berdua agak menjauh dari tempat cewek yang tadinya bersama dengan Adhil.
Dengan terbata-bata, Aisha mengungkapkan perasaannya pada Adhil. Adhil hanya tersenyum mendengar pengakuan dari Aisha. Wajah Aisha terlihat merah karena malu telah mengungkapkan perasaannya pada cowok sekeren Adhil.
“Aisha, saya memang jomblo. Tetapi itu bukan berarti kamu dapat mengungkapkan perasaan kamu itu seenaknya. Maaf.”
Mendengar kata-kata yang dilontarkan oleh Adhil, tanpa disadari, airmata Aisha meleleh. Karena tidak sanggup berhadapan dengan Adhil untuk lebih lama, akhirnya Aisha pergi meninggalkan Adhil yang berdiri melihat kepergian Aisha.
Waktu demi waktu sangat dirasakan Aisha. Ia tidak dapat melupakan kejadian yang memalukan itu. Akhir-akhir ini Aisha sering merenung dan melamun.
Tak terasa waktu berjalan cepat. Adhil telah lulus dan Aisha kini sudah menginjak semester empat. Meskipun kejadian yang memalukan seumur hidupnya belum lepas dari ingatannya.
Suatu hari Aisha hendak membelikan obat Ibunya di rumah sakit. Ketika sampai di apotik rumah sakit, kemudian mengantri, Aisha sedikit teringat kejadian satu tahun yang lalu, yang membuat dirinya rendah di hadapan orang yang disukainya. Setelah mendapat giliran dan menebus obat, Aisha keluar dari apotik rumah sakit lalu menuju pintu keluar rumah sakit. Ketika sampai di dekat pintu keluar, Aisha terjatuh karena tertabrak seorang perawat yang sedang membawa pasien. Aisha bangun kemudian ia membersihkan roknya. Tanpa disengaja, tiba-tiba Aisha melihat sesosok pria yang dikenalnya. Akan tetapi ia ragu untuk memastikan bahwa ia memang mengenalnya.
Orang itu terluka parah. Mungkin ia adalah korban kecelakaan. Untuk memastikan bahwa ia memang mengenal orang itu, Aisha mengikuti rombongan perawat yang sedang mendorong bed dorong itu. Setelah si pasien masuk ruang pemeriksaan, Aisha menanyakan asal usul pasien itu pada perawat. Betapa terkejutnya Aisha setelah tahu bahwa pasien itu adalah Adhil. Mantan kakak tingkatnya.
“Kak Adhil…”
Aisha menunggu dokter selesai memeriksa Adhil. Akhirnya yang ditunggu pun keluar ruangan, tetapi dokter itu malah mengatakan kalau Adhil membutuhkan transfusi darah golongan B+. stok darah golongan B+ di rumah sakit habis. Begitu pula di PMI manapun. Aisha ingat bahwa golongan darahnya juga B+. akhirnya Aisha mendonorkan darahnya untuk Adhil. Setelah mendapatkan darah yang cocok, dokter kembali menangani luka Adhil.
Beberapa saat kemudian dokter keluar ruangan dan mengatakan bahwa Adhil masih membutuhkan satu kali transfusi darah yang cocok dengan darahnya. Keadaan yang telah terjadi tadi terulang lagi. Tak ada stok darah yang sama. Akhirnya Aisha memutuskan untuk mendonorkan darahnya lagi. Namun dokter dan teman-teman Adhil melarangnya. Hal ini terlalu berbahaya. Aisha tak mendengarkan ucapan mereka. Ia tetap ngotot mendonorkan darahnya untuk Adhil.
“Dokter, tolong izinkan saya mendonorkan darah saya untuk yang kedua kalinya. Tolong, Dok. Kak Adhil sangat membutuhkan darah saya. Kemungkinan besar kak Adhil gak bisa tertolong kan kalau tidak segera mendapat darah yang cocok. Saya tidak akan mati hanya karena mendonorkan darah saaya. Tapi kak Adhil.... ia bisa saja meninggal, Dok.”
Setelah mendengar ucapan Aisha, dokter pun mengizinkan Aisha untuk mendonorkan darahnya demi keselamatan Adhil.
Setelah proses transfuse selesai, Aisha langsung tak sadarkan diri. Wajahnya pucat sekali. Ia dibawa ke ruang perawatan dan diberikan infuse untuk memulihkan tenaganya supaya ia segera sadar. Lima jam lebih Aisha tak sadarkan diri. Kondisinya semakin menurun. Hingga Aisha harus dirawat di IGD.
Kodisi Aisha yang memprihatinkan ini sangat disesalkan oleh teman-temannya. Kini Aisha dalam keadaan koma, segala usaha telah diupayakan tim dokter untuk menolong Aisha, tranfusi darah, memberikan ventilisator, pemeriksaan yang amat seksama dan hati-hati pun telah diupayakan. Keluarga Aisha sangat cemas akan keadaan Aisha yang tak sadarkan diri hingga dua hari lamanya.
Dua hari setelah mendapat tranfusi darah dari Aisha, akhirnya Adhil sadarkan diri. Temannya memberitahukan bahwa Aisha, adik tingkatnya yang dulu suka padanya telah memberikan darahnya pada Adhil hingga dua kali dan sekarang Aisha belum sadarkan diri. Bahkan dokter mengatakan bahwa kondisi Aisha saat ini kritis karena telah mendonorkan darahnya dua kali padahal sebelum transfuse itu dilakukan, kodisinya tidak begitu baik. Adhil shock mendengarnya. Ia ingin melihat Aisha dan berterimakasih pada Aisha, juga meminta maaf padanya.
Di dalam ruang rawat Aisha, Adhil dan satu orang temannya menunggu Aisha sadar. Dua jam sudah Adhil dan temannya menunggu, Aisha belum juga sadarkan diri. Kondisinya malah semakin menurun.
Adhil menunggu Aisha hingga tengah malam. Secara tidak sengaja tiba-tiba ia melihat mata Aisha terbuka sedikit dan mulutnya mengucapkan sesuatu. Entah apa yang diucapkannya, Adhil tak dapat mendengarnya. Beberapa saat kemudian Aisha menghembuskan nafas terakhirnya. Adhil tak bisa mempercayai ini semua. Ia tak percaya bahwa Aisha mengorbankan hidupnya untuk menolong dirinya. Ia tak bisa memaafkan dirinya sendiri. Mana mungkin ia bisa hidup dengan darah Aisha, gadis yang telah tiada, mengalir dalam tubuhnya. Gadis yang pernah mencintainya, yang ia tolak dan ia perolok, kini telah menolongnya, telah memberikan hidup dan telah berkorban untuk dirinya. Penyesalan yang amat mendalam menghinggapi hati Adhil.
Keesokannya acara pemakaman Aisha berlangsung dengan suasana haru dan sedih. Adhil tak henti-hentinya menangis dan menyatakan penyesalannya di atas makam Aisha.
TAMAT
Aisha adalah seorang mahasiswi sebuah universitas negeri di daerahnya. Ia termasuk mahasiswi berprestasi, cerdas dan rajin. Di kampusnya, Aisha tergolong cewek yang ramah, mudah bergaul, baik dan rendah hati.
Hari ini adalah hari senin.. mahasiswa kembali menyibukkan diri dengan berbagai tugas yang telah diberikan dosen-dosen mereka. Aisha pun sibuk seperti teman-temannya. Dia kembali ke tempat kost nya dan kembali melaksanakan kegiatan kuliah seperti biasa. Semester baru ini seluruh mahasiswa disibukkan dengan tugas-tugas baru. Perpustakaan kampus tak pernah sepi. Koleksi buku di perpustakaan itu semakin habis karena banyak dipinjam oleh mahasiswa.
Hari demi hari dilalui Aisha. Tanpa sadar, satu minggu telah dilaluinya dengan sibuk mengerjakan tugas-tugasnya. Bulan ini di kampus ada sebuah acara yang diramaikan semua mahasiswa. Acara ulang tahun kampus. Acara itu diisi dengan pentas seni, bazaar, dan bebagai lomba yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Karena masih tergolong pendatang baru, Aisha belum mengetahui apa yang harus dilakukan untuk membantu kakak tingkat menyiapkan segalanya untuk acara ultah kampus. Akhirnya Aisha tidak melakukan apa-apa selain ikut meramaikan acara itu.
Hari kedua bazar, Aisha memutuskan untuk ikut menjaga stand jurusannya. Ia menjaga stand bersama teman-teman dan kakak tingkatnya. Aisha lebih cantik diantara teman-temannya.
“Hm, mbak, ini nanti acaranya apa saja?” Tanya Aisha pada salah satu kakak tingkatnya.
“belum tahu nih, mungkin pentas seni,” jawab kakak tingkatnya.
Sambil menunggu acara dimulai, Aisha membaca buku yang dipinjamnya dari perpustakaan dua hari yang lalu.
Satu jam sudah Aisha dan mahasiswa lain menuggu, akhirnya sekarang acara dimulai. Host nya adalah Adhil, seorang mahasiswa semester akhir. Cewek-cewek di kampus hampir semuanya menjadi penggemar Adhil. Sorak sorai penonton terdengar keras. Namun Aisha bersikap biasa saja karena ia memang bukan penggemar kakak tingkatnya itu.
Setelah memperhatikan Adhil dengan lebih seksama, Aisha mengakui ketampanan dan kekerenan Adhil. Namun ia tidak mengungkapkan pada siapapun. Sesaat kemudian Adhil melantunkan lagu pembuka yang disambut meriah oleh para fans nya.
Pukul 20.00 WIB acara diakhiri dengan penampilan grup band dari kelas Aisha. Aisha mengabadikan penampilan teman-temannya itu dengan sebuah handy cam milik temannya.
Sesampai di rumah, Aisha tidak dapat tidur. Ia gelisah memikirkan sesuatu. Tetapi ia sendiri tak tahu apa yang sedang dipikirkannya.
……….
Semenjak melihat penampilan Adhil, Aisha sering melamun. Hari-hari dilaluinya dengan berharap ia akan bertemu dengan Adhil di kampus. Perasaannya tak menentu. Ia tidak berani untuk mengakui perasaannya pada Adhil. Hal ini karena Aisha bukan tipe cewek yang mudah mengungkapkan perasaan pada orang lain.
“ Ya Allah kenapa aku ini? Aku tidak mau memiliki rasa ini kalau ini akan membuat aku sakit hati. Bantulah aku untuk melupakannya. Aku tak mau membuat orang lain sakit hati karena ku.”
Ketika akan meminjam buku di perpustakaan, secara tidak sengaja Aisha bertemu dengan Adhil yang sedang menuju gedung HMPS yang berada di sebelah gedung perpustakaan. Adhil yang melihat Aisha yang terpana melihatnya, hanya melempar senyum manis, semanis madu asli. Aisha membalas senyum Adhil. Kemudian ia masuk ke dalam perpustakaan dengan jantung yang berdebar kencang.
Hari demi hari, Aisha telah mengenal Adhil lebih dekat. Hal ini tidak disadarinya. Suatu hari Aisha ingin mengungkapkan perasaan yang dipendamnya. Ia mencari Adhil kemana-mana tetapi tidak menemukannya. Akhirnya tanpa disengaja ia melihat Adhil duduk berdua dengan seorang cewek yang juga merupakan mahasiswi seangkatan Aisha. Aisha tidak berani mendekat. Ia sedikit bergetar melihat Adhil bersama cewek itu.
Dengan bermodal sedikit keberanian, Aisha mendekati dua orang itu. Ia ingin berbicara dengan Adhil sebentar saja. Adhil pun menuruti keinginan Aisha. Mereka berdua agak menjauh dari tempat cewek yang tadinya bersama dengan Adhil.
Dengan terbata-bata, Aisha mengungkapkan perasaannya pada Adhil. Adhil hanya tersenyum mendengar pengakuan dari Aisha. Wajah Aisha terlihat merah karena malu telah mengungkapkan perasaannya pada cowok sekeren Adhil.
“Aisha, saya memang jomblo. Tetapi itu bukan berarti kamu dapat mengungkapkan perasaan kamu itu seenaknya. Maaf.”
Mendengar kata-kata yang dilontarkan oleh Adhil, tanpa disadari, airmata Aisha meleleh. Karena tidak sanggup berhadapan dengan Adhil untuk lebih lama, akhirnya Aisha pergi meninggalkan Adhil yang berdiri melihat kepergian Aisha.
Waktu demi waktu sangat dirasakan Aisha. Ia tidak dapat melupakan kejadian yang memalukan itu. Akhir-akhir ini Aisha sering merenung dan melamun.
Tak terasa waktu berjalan cepat. Adhil telah lulus dan Aisha kini sudah menginjak semester empat. Meskipun kejadian yang memalukan seumur hidupnya belum lepas dari ingatannya.
Suatu hari Aisha hendak membelikan obat Ibunya di rumah sakit. Ketika sampai di apotik rumah sakit, kemudian mengantri, Aisha sedikit teringat kejadian satu tahun yang lalu, yang membuat dirinya rendah di hadapan orang yang disukainya. Setelah mendapat giliran dan menebus obat, Aisha keluar dari apotik rumah sakit lalu menuju pintu keluar rumah sakit. Ketika sampai di dekat pintu keluar, Aisha terjatuh karena tertabrak seorang perawat yang sedang membawa pasien. Aisha bangun kemudian ia membersihkan roknya. Tanpa disengaja, tiba-tiba Aisha melihat sesosok pria yang dikenalnya. Akan tetapi ia ragu untuk memastikan bahwa ia memang mengenalnya.
Orang itu terluka parah. Mungkin ia adalah korban kecelakaan. Untuk memastikan bahwa ia memang mengenal orang itu, Aisha mengikuti rombongan perawat yang sedang mendorong bed dorong itu. Setelah si pasien masuk ruang pemeriksaan, Aisha menanyakan asal usul pasien itu pada perawat. Betapa terkejutnya Aisha setelah tahu bahwa pasien itu adalah Adhil. Mantan kakak tingkatnya.
“Kak Adhil…”
Aisha menunggu dokter selesai memeriksa Adhil. Akhirnya yang ditunggu pun keluar ruangan, tetapi dokter itu malah mengatakan kalau Adhil membutuhkan transfusi darah golongan B+. stok darah golongan B+ di rumah sakit habis. Begitu pula di PMI manapun. Aisha ingat bahwa golongan darahnya juga B+. akhirnya Aisha mendonorkan darahnya untuk Adhil. Setelah mendapatkan darah yang cocok, dokter kembali menangani luka Adhil.
Beberapa saat kemudian dokter keluar ruangan dan mengatakan bahwa Adhil masih membutuhkan satu kali transfusi darah yang cocok dengan darahnya. Keadaan yang telah terjadi tadi terulang lagi. Tak ada stok darah yang sama. Akhirnya Aisha memutuskan untuk mendonorkan darahnya lagi. Namun dokter dan teman-teman Adhil melarangnya. Hal ini terlalu berbahaya. Aisha tak mendengarkan ucapan mereka. Ia tetap ngotot mendonorkan darahnya untuk Adhil.
“Dokter, tolong izinkan saya mendonorkan darah saya untuk yang kedua kalinya. Tolong, Dok. Kak Adhil sangat membutuhkan darah saya. Kemungkinan besar kak Adhil gak bisa tertolong kan kalau tidak segera mendapat darah yang cocok. Saya tidak akan mati hanya karena mendonorkan darah saaya. Tapi kak Adhil.... ia bisa saja meninggal, Dok.”
Setelah mendengar ucapan Aisha, dokter pun mengizinkan Aisha untuk mendonorkan darahnya demi keselamatan Adhil.
Setelah proses transfuse selesai, Aisha langsung tak sadarkan diri. Wajahnya pucat sekali. Ia dibawa ke ruang perawatan dan diberikan infuse untuk memulihkan tenaganya supaya ia segera sadar. Lima jam lebih Aisha tak sadarkan diri. Kondisinya semakin menurun. Hingga Aisha harus dirawat di IGD.
Kodisi Aisha yang memprihatinkan ini sangat disesalkan oleh teman-temannya. Kini Aisha dalam keadaan koma, segala usaha telah diupayakan tim dokter untuk menolong Aisha, tranfusi darah, memberikan ventilisator, pemeriksaan yang amat seksama dan hati-hati pun telah diupayakan. Keluarga Aisha sangat cemas akan keadaan Aisha yang tak sadarkan diri hingga dua hari lamanya.
Dua hari setelah mendapat tranfusi darah dari Aisha, akhirnya Adhil sadarkan diri. Temannya memberitahukan bahwa Aisha, adik tingkatnya yang dulu suka padanya telah memberikan darahnya pada Adhil hingga dua kali dan sekarang Aisha belum sadarkan diri. Bahkan dokter mengatakan bahwa kondisi Aisha saat ini kritis karena telah mendonorkan darahnya dua kali padahal sebelum transfuse itu dilakukan, kodisinya tidak begitu baik. Adhil shock mendengarnya. Ia ingin melihat Aisha dan berterimakasih pada Aisha, juga meminta maaf padanya.
Di dalam ruang rawat Aisha, Adhil dan satu orang temannya menunggu Aisha sadar. Dua jam sudah Adhil dan temannya menunggu, Aisha belum juga sadarkan diri. Kondisinya malah semakin menurun.
Adhil menunggu Aisha hingga tengah malam. Secara tidak sengaja tiba-tiba ia melihat mata Aisha terbuka sedikit dan mulutnya mengucapkan sesuatu. Entah apa yang diucapkannya, Adhil tak dapat mendengarnya. Beberapa saat kemudian Aisha menghembuskan nafas terakhirnya. Adhil tak bisa mempercayai ini semua. Ia tak percaya bahwa Aisha mengorbankan hidupnya untuk menolong dirinya. Ia tak bisa memaafkan dirinya sendiri. Mana mungkin ia bisa hidup dengan darah Aisha, gadis yang telah tiada, mengalir dalam tubuhnya. Gadis yang pernah mencintainya, yang ia tolak dan ia perolok, kini telah menolongnya, telah memberikan hidup dan telah berkorban untuk dirinya. Penyesalan yang amat mendalam menghinggapi hati Adhil.
Keesokannya acara pemakaman Aisha berlangsung dengan suasana haru dan sedih. Adhil tak henti-hentinya menangis dan menyatakan penyesalannya di atas makam Aisha.
TAMAT
Saturday, 24 April 2010
Syariat Islam
Syariat Islam adalah ajaran Islam yang membicarakan amal manusia baik sebagai makluk ciptaan Allah maupun hamba Allah.
Terkait dengan susunan tertib Syari'at, Al Quran Surat Al Ahzab ayat 36 mengajarkan bahwa sekiranya Allah dan RasulNya sudah memutuskan suatu perkara, maka umat Islam tidak diperkenankan mengambil ketentuan lain. Oleh sebab itu secara implisit dapat dipahami bahwa jika terdapat suatu perkara yang Allah dan RasulNya belum menetapkan ketentuannya maka umat Islam dapat menentukan sendiri ketetapannya itu. Pemahaman makna ini didukung oleh ayat dalam Surat Al Maidah QS 5:101 yang menyatakan bahwa hal-hal yang tidak dijelaskan ketentuannya sudah dimaafkan Allah.
Dengan demikian perkara yang dihadapi umat Islam dalam menjalani hidup beribadahnya kepada Allah itu dapat disederhanakan dalam dua kategori, yaitu apa yang disebut sebagai perkara yang termasuk dalam kategori Asas Syara' dan perkara yang masuk dalam kategori Furu' Syara'.
- Asas Syara'
Yaitu perkara yang sudah ada dan jelas ketentuannya dalam Al Quran atau Al Hadits. Kedudukannya sebagai Pokok Syari'at Islam dimana Al Quran itu Asas Pertama Syara' dan Al Hadits itu Asas Kedua Syara'. Sifatnya, pada dasarnya mengikat umat Islam seluruh dunia dimanapun berada, sejak kerasulan Nabi Muhammad saw hingga akhir zaman, kecuali dalam keadaan darurat.
Keadaan darurat dalam istilah agama Islam diartikan sebagai suatu keadaan yang memungkinkan umat Islam tidak mentaati syari'at Islam, ialah keadaan yang terpaksa atau dalam keadaan yang membahayakan diri secara lahir dan batin, dan keadaan tersebut tidak diduga sebelumnya atau tidak diinginkan sebelumnya, demikian pula dalam memanfaatkan keadaan tersebut tidak berlebihan. Jika keadaan darurat itu berakhir maka segera kembali kepada ketentuan syari'at yang berlaku.
- Furu' Syara'
Yaitu perkara yang tidak ada atau tidak jelas ketentuannya dalam Al Quran dan Al Hadist. Kedudukannya sebaga Cabang Syari'at Islam. Sifatnya pada dasarnya tidak mengikat seluruh umat Islam di dunia kecuali diterima Ulil Amri setempat menerima sebagai peraturan / perundangan yang berlaku dalam wilayah kekuasaanya.
Perkara atau masalah yang masuk dalam furu' syara' ini juga disebut sebagai perkara ijtihadiyah.
Sumber Hukum Islam
Al-Qur'an
Al-Qur'an sebagai kitab suci umat Islam adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia hingga akhir zaman (Saba' QS 34:28). Sebagai sumber Ajaran Islam juga disebut sumber pertama atau Asas Pertama Syara'.
Al-Quran merupakan kitab suci terakhir yang turun dari serangkaian kitab suci lainnya yang pernah diturunkan ke dunia. Al Quran adalah pedoman hidup umat manusia khususnya umat Islam.
Dalam upaya memahami isi Al Quran dari waktu ke waktu telah berkembang tafsiran tentang isi-isi Al-Qur'an namun tidak ada yang saling bertentangan.
Ijtihad
Ijtihad adalah sebuah usaha untuk menetapkan hukum Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Hadis. Ijtihad dilakukan setelah Nabi Muhammad telah wafat sehingga tidak bisa langsung menanyakan pada beliau tentang suatu hukum namun hal-hal ibadah tidak bisa diijtihadkan. Beberapa macam ijtihad antara lain
- Ijma', kesepakatan para ulama
- Qiyas, diumpamakan dengan suatu hal yang mirip dan sudah jelas hukumnya
- Maslahah Mursalah, untuk kemaslahatan umat
- 'Urf, kebiasaan
Monday, 15 March 2010
Pengamatan yang dilakukan oleh para ahli menemukan bahwa es di Antartika atau Kutub Selatan banyak yang sudah meleleh. Jika hal itu terus menerus terjadi kemungkinan planet bumi ini akan tertimpa banjir besar karena naiknya permukaan air laut.
Gunung es di bagian barat Antartika memang akan runtuh secara periodik sejak 3-5 juta tahun lalu karena perubahan iklim. Selain itu, gelombang laut yang tingginya mencapai 4 meter, dan pergerakan lapisan es memicu runtuhnya gunung-gunung es.
"Runtuhnya gunung es pada zaman sebelumnya membuat para peneliti percaya bahwa ada pecahan dari gunung es Antartika bagian Selatan," kata Tim Naish, kepala pusat penelitian Antartika di Universitas Victoria New Zealand.
Dalam beberapa tahun ini, peneliti mengamati beberapa gunung es mulai runtuh dalam potongan besar. Runtuhnya gunung es secara besar-besaran di bagian Antartika Barat memang tidak terjadi dalam waktu dekat. Mungkin beberapa ribu tahun dari sekarang. Tetapi, saat ini gejalanya sudah mulai terlihat.
"Iklim di sekitar Antartika Barat memang lebih cepat panas dibandingkan tempat lain di dunia," kata Naish.
Jika suhu di Antartika mencapai sembilan derajat celcius dan menyebabkan gunung-gunung es meleleh, banjir besar di seluruh bagian bumi akan terjadi pada 2100.
"Penelitian ini harusnya menyadarkan masyarakat seluruh dunia untuk segera mengendalikan emisi karbon yang menyebabkan pemanasan global dan membuat gunung es cepat meleleh," kata Andrew Weaver, peneliti iklim dari Universitas Victoria di Canada.
Para peneliti memperkirakan gunung es di Antartika Barat akan meleleh secara terus menerus setiap 40.000 tahun ketika iklim meningkat lima derajat celcius dan kandungan karbon di atmosfer semakin tinggi. (vivanews)
Saturday, 13 March 2010
Malaikat
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Malaikat (Bahasa Arab: ملاءكة)(baca: malaa-ikah) adalah makhluk yang memiliki kekuatan-kekuatan yang patuh pada ketentuan dan perintah Allah.
Etimologi
Menurut bahasa, kata “Malaikat” merupakan kata jamak yang berasal dari Arab malak (ملك) yang berarti kekuatan, yang berasal dari kata mashdar “al-alukah” yang berarti risalah atau misi, kemudian sang pembawa misi biasanya disebut dengan Ar-Rasul.
[sunting] Malaikat di dalam ajaran Islam
Malaikat diciptakan oleh Allah terbuat dari cahaya (nuur), berdasarkan salah satu hadist Muhammad, “Malaikat telah diciptakan dari cahaya.”[1]
Iman kepada malaikat adalah bagian dari Rukun Iman. Iman kepada malaikat maksudnya adalah meyakini adanya malaikat, walaupun kita tidak dapat melihat mereka, dan bahwa mereka adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. Allah menciptakan mereka dari cahaya. Mereka menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya, mereka tidak pernah berdosa. Tak seorang pun mengetahui jumlah pasti malaikat, hanya Allah saja yang mengetahui jumlahnya.
Walaupun manusia tidak dapat melihat malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka malaikat dapat dilihat oleh manusia, yang biasanya terjadi pada para Nabi dan Rasul. Malaikat selalu menampakan diri dalam wujud laki-laki kepada para nabi dan rasul. Seperti terjadi kepada Nabi Ibrahim.
[sunting] Nama dan tugas para Malaikat
Di antara para malaikat yang wajib setiap orang Islam ketahui sebagai salah satu Rukun Iman, berdasarkan Al Qur'an dan hadits. Nama (panggilan) berserta tugas-tugas mereka adalah sebagai berikut:
* Jibril - Pemimpin para malaikat, bertugas menyampaikan wahyu dan mengajarkannya kepada para nabi dan rasul.
* Mikail - Membagi rezeki kepada seluruh makhluk.
* Israfil - Meniup sangkakala (terompet) pada hari kiamat.
* Munkar dan Nakir - Memeriksa amal manusia di alam barzakh.
* Malaikat Maut - Mencabut nyawa seluruh makhluk.
* Penjaga Surga - Menjaga surga dengan lemah lembut.
* Malik - Pemimpin para malaikat penyiksa neraka (Zabaniyah).
* Zabaniah - 19 malaikat penyiksa dalam neraka yang bengis dan kasar.[2]
* Hamalat al 'Arsy - Empat malaikat pembawa 'Arsy Allah, pada hari kiamat jumlahnya akan ditambah empat menjadi delapan.[3]
* Harut dan Marut - Dua Malaikat yang turun di negeri Babil.
* Darda'il - Malaikat yang mencari orang yang berdo'a, bertaubat, minta ampun dan lainnya pada bulan Ramadhan.[4]
* Hafazhah (Para Penjaga):[5][6]
o Kiraman Katibin - Para malaikat pencatat yang mulia, ditugaskan mencatat amal manusia dan jin.[7][8]
o Mu’aqqibat - Para malaikat yang selalu memelihara/ menjaga manusia dari kematian sampai waktu yang telah ditetapkan yang datang silih berganti.[9][10]
* Arham - Malaikat yang diperintahkan untuk menetapkan rejeki, keberuntungan, ajal dan lainnya pada 4 bulan kehamilan.
* Jundallah - Para malaikat perang yang bertugas membantu nabi dalam peperangan.[11][12][13]
* Ad-Dam'u - Malaikat yang selalu menangis jika melihat kesalahan manusia.
* An-nuqmah - Malaikat yang selalu berurusan dengan unsur api dan duduk disinggasana berupa nayala api, ia memiliki wajah kuning tembaga.
* Ahlul Adli - Malaikat besar yang melebihi besarnya bumi besera isinya dikatakan ia memiliki 70 ribu kepala.
* Malaikat Berbadan Api dan Salju - Malaikat yang setengah badannya berupa api dan salju berukuran besar serta dikelilingi oleh sepasukan malaikat yang tidak pernah berhenti berzikir.[14]
* Pengurus Hujan - Pembagian hujan menurut kehendak Allah.[15]
* Penjaga Matahari - Sembilan Malaikat yang menghujani matahari dengan salju.[16][17]
* Malaikat Rahmat - Penyebar keberkahan, rahmat, permohonan ampun dan pembawa roh orang-orang shaleh, ia datang bersama dengan Malaikat Maut dan Malaikat `Adzab.[18]
* Malaikat `Adzab - Pembawa roh orang-orang kafir, zalim, munafik, ia datang bersama dengan Malaikat Maut dan Malaikat Rahmat.[19]
* Pembeda Haq dan Bathil - Para malaikat yang ditugaskan untuk membedakan antara yang benar dan salah kepada manusia dan jin.[20]
* Penentram Hati - Para malaikat yang mendoakan seorang mukmin untuk meneguhkan pendirian sang mukmin tersebut.[21]
* Penjaga 7 Pintu Langit - 7 malaikat yang menjaga 7 pintu langit. Mereka diciptakan oleh Allah sebelum Dia menciptakan langit dan bumi.[22]
* Pemberi Salam Ahli Surga - Para malaikat yang memberikan salam kepada para penghuni surga.[23]
* Pemohon Ampunan Orang Beriman - Para malaikat yang terdapat disekeliling 'Arsy yang memohonkan ampunan bagi kaum yang beriman.[24]
* Pemohon Ampunan Manusia di Bumi - Para malaikat yang bertasbih memuji Allah dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi.[25]
Nama Malaikat Maut dikatakan Izrail, tidak ditemukan sumbernya baik dalam Al Quran maupun Hadits. Kemungkinan nama malaikat Izrail didapat dari sumber Israiliyat. Dalam Al Qur'an dia hanya disebut Malak al-Maut atau Malaikat Maut.
Malaikat Jibril, walau namanya hanya disebut dua kali dalam Al Qur'an, ia juga disebut di banyak tempat dalam Al Qur'an dengan sebutan lain seperti Ruh al-Qudus, Ruh al-Amin/ Ar-Ruh Al-Amin dan lainnya.
Dari nama-nama malaikat di atas ada beberapa yang disebut namanya secara spesifik didalam Al Qur'an, yaitu Jibril (QS 2 Al Baqarah: 97,98 dan QS 66 At Tahrim: 4), Mikail (QS 2 Al Baqarah: 98) dan Malik (QS Al Hujurat) dan lain-lain. Sedangkan Israfil, Munkar dan Nakir disebut dalam Hadits.
[sunting] Wujud Malaikat
Wujud para malaikat telah dijabarkan didalam Al Qur'an ada yang memiliki sayap sebanyak 2, 3 dan 4. surah Faathir 35:1 yang berbunyi:
“ Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Faathir 35:1) ”
Kemudian dalam beberapa hadits dikatakan bahwa Jibril memiliki 600 sayap, Israfil memiliki 1200 sayap, dimana satu sayapnya menyamai 600 sayap Jibril dan yang terakhir dikatakan bahwa Hamalat al-'Arsy memiliki 2400 sayap dimana satu sayapnya menyamai 1200 sayap Israfil.
Wujud malaikat mustahil dapat dilihat dengan mata telanjang, karena mata manusia tercipta dari unsur dasar tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk[26] tidak akan mampu melihat wujud dari malaikat yang asalnya terdiri dari cahaya, hanya Nabi Muhammad SAW yang mampu melihat wujud asli malaikat bahkan sampai dua kali. Yaitu wujud asli malikat Jibril .[27]
Mereka tidak bertambah tua ataupun bertambah muda, keadaan mereka sekarang sama persis ketika mereka diciptakan. Dalam ajaran Islam, ibadah manusia dan jin lebih disukai oleh Allah dibandingkan ibadah para malaikat, karena manusia dan jin bisa menentukan pilihannya sendiri berbeda dengan malaikat yang tidak memiliki pilihan lain. Malaikat mengemban tugas-tugas tertentu dalam mengelola alam semesta. Mereka dapat melintasi alam semesta secepat kilat atau bahkan lebih cepat lagi. Mereka tidak berjenis lelaki atau perempuan dan tidak berkeluarga.
[sunting] Sifat Malaikat
Sifat-sifat malaikat yang diyakini oleh umat Islam adalah sebagai berikut:
1. Selalu bertasbih siang dan malam tidak pernah berhenti.[28]
2. Suci dari sifat-sifat manusia dan jin, seperti hawa nafsu, lapar, sakit, makan, tidur, bercanda, berdebat, dan lainnya.
3. Selalu takut dan taat kepada Allah.[29][30]
4. Tidak pernah maksiat dan selalu mengamalkan apa saja yang diperintahkan-Nya.[31]
5. Mempunyai sifat malu.[32]
6. Bisa terganggu dengan bau tidak sedap, anjing dan patung.[33]
7. Tidak makan dan minum.[34]
8. Mampu merubah wujudnya.[35]
9. Memiliki kekuatan[36][37] dan kecepatan[38] luar biasa
Malaikat tidak pernah lelah dalam melaksanakan apa-apa yang diperintahkan kepada mereka. Sebagai makhluk ghaib, wujud Malaikat tidak dapat dilihat, didengar, diraba, dicium dan dirasakan oleh manusia, dengan kata lain tidak dapat dijangkau oleh panca indera, kecuali jika malaikat menampakkan diri dalam rupa tertentu, seperti rupa manusia. Ada pengecualian terhadap kisah Muhammad yang pernah bertemu dengan Jibril dengan menampakkan wujud aslinya, penampakkan yang ditunjukkan kepada Muhammad ini sebanyak 2 kali, yaitu pada saat menerima wahyu dan Isra dan Mi'raj.
Beberapa nabi dan rasul telah di tampakkan wujud malaikat yang berubah menjadi manusia, seperti dalam kisah Ibrahim, Luth, Maryam, Muhammad dan lainnya.
Berbeda dengan ajaran Kristen dan Yahudi, Islam tidak mengenal istilah "Malaikat Yang Terjatuh" (Fallen Angel). Azazil yang kemudian mendapatkan julukan Iblis, adalah nenek moyang Jin, seperti Adam nenek moyang Manusia. Jin adalah makhluk yang dicipta oleh Allah dari 'api yang tidak berasap', sedang malaikat dicipta dari cahaya.
[sunting] Tempat yang tidak disukai Malaikat
Menurut syariat Islam ada beberapa tempat dimana para malaikat tidak akan mendatangi tempat (rumah) tersebut dan ada pendapat lain yang mengatakan adanya pengecualian terhadap malaikat-malaikat tertentu yang tetap akan mengunjungi tempat-tempat tersebut. Pendapat ini telah disampaikan oleh Ibnu Wadhdhah, Imam Al-Khaththabi, dan yang lainnya. Tempat atau rumah yang tidak dimasuki oleh malaikat itu diantara lain adalah:
1. Tempat yang didalamnya terdapat anjing, (kecuali anjing untuk kepentingan penjagaan keamanan, pertanian dan berburu);[39]
2. Tempat yang terdapat patung (gambar);[40]
3. Tempat yang didalamnya ada seseorang muslim yang mengancungkan dengan senjata terhadap saudaranya sesama muslim;[41]
4. Tempat yang memiliki bau tidak sedap atau menyengat.[42]
Kesemuanya itu berdasarkan dalil dari hadits shahih yang dicatatat oleh para Imam, diantaranya adalah Ahmad, Hambali, Bukhari, Tirmidzy, Muslim dan lainnya. Tidak sedikit nash hadits yang menyatakan bahwa malaikat rahmat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan pahala pemilik anjing akan susut atau berkurang.
Malaikat Jibril pun enggan untuk masuk ke rumah Muhammad sewaktu ia berjanji ingin datang ke rumahnya, dikarenakan ada seekor anak anjing di bawah tempat tidur.[43] Malaikat Rahmat pun tidak akan mendampingi suatu kaum yang terdiri atas orang-orang yang berteman dengan (memelihara) anjing.[44]
[sunting] Malaikat di dalam ajaran Kristen
Malaikat Gabriel memberitakan kepada Maria bahwa ia akan mengandung bayi Yesus (El Greco, 1575)
Malaikat adalah makhluk surgawi yang bertugas membantu dan melayani Allah.
Michael = Panglima Perang Surga
Gabriel = Pembawa Sukacita
Rafael = Malaikat Penyembuh
Serafim & Kerubim = Peniup Sangkakala
Arti dari Michael adalah ‘Siapakah yang sama dengan Allah?’
Etimologi
Kata malaikat dalam bahasa Inggris, angel, berasal dari bahasa Latin, angelus, yang pada gilirannya meminjam dari kata Yunani ἄγγελος, ángelos, yang berarti "utusan" (dua gamma "γγ" dalam bahasa Yunani diucapkan sebagai "ng"). Kata terdekat dalam bahasa Ibrani untuk malaikat adalah מלאך, mal'ach Templat:Strong, yang juga berarti "utusan".
[sunting] Catatan kaki
1. ^ Hadits riwayat Imam Muslim.
2. ^ Al Qur'an surah Al-Muddatstsir: "Tahukah kamu apakah (Neraka) Saqar itu? Saqar itu tidak me-ninggalkan dan tidak membiarkan. (Neraka Saqar) adalah pem-bakar kulit manusia. Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga). Dan tiada Kami jadikan penjaga Neraka itu melainkan malaikat." (Al-Muddatstsir: 27-30).
3. ^ Al Qur'an Surah Al-Haaqqah 17. "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka."
4. ^ Malaikat Darda'il di situs web Dinul Islam.org
5. ^ "Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat- malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya." (Al-An'am 6:61)
6. ^ Macam-macam Malaikat dan Tugasnya
7. ^ Gerak-gerik manusia dan perkataannya dicatat oleh para malaikat dalam Al Quran Qaaf 50:"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya", "(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri". "Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir". (Qaaf 16 - 18.)
8. ^ Surah Al Infithaar ayat 10: "Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu)", 11: "yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu)".
9. ^ Para malaikat yang ditugaskan menjaga seorang hamba dalam segala ihwalnya, tercantum dalam Al Qur'an Ar-Ra’du 10-11. Allah berfirman; "Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari. Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah." (Ar-Ra’du: 10-11).
10. ^ Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat- malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya. (Al-An'aam 6:61)
11. ^ "Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda." (Ali Imran 3: 125)
12. ^ "Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir." (at-Taubah 9: 26)
13. ^ Belief in the angels on Islamicnetwork.com
14. ^ Ad-Dam'u, An-nuqmah, Ahlul Adli dan Malaikat bertubuh api dan salju - Tempat-2 Bersejarah dlm Kehidupan Rasulullah By Hanafi Muhalawi Hal.22
15. ^ Kisah dari Abu Hurairah dari Muhammad bersabda, “Tatkala seorang laki-laki berada di tanah lapang (gurun) dia mendengar suara di awan, ‘Siramilah kebun fulan’, maka menjauhlah awan tersebut kemudian menumpahkan air di suatu tanah berbatu hitam, maka saluran air di situ-dari saluran-saluran yang ada – telah memuat air seluruhnya.” (Hadits riwayat Imam Muslim)
16. ^ Muhammad bersabda: "Kepada matahari diutus sembilan Malaikat. Setiap harinya mereka menghujani matahari dengan salju. Seandainya tidaklah demikian niscaya tiada sesuatupun yang terkena sinar matahari melainkan pasti terbakar." (Hadits riwayat Thabrani melalui Abu Umamah)
17. ^ Indeks Malaikat di situs web Fiqh Islam.com
18. ^ Al Qur'an Al Mursalaat 77 ayat 3: "...dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Tuhannya) dengan seluas-luasnya."
19. ^ Malaikat 'Adzab di Books.Google.com
20. ^ ...dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang hak dan yang bathil) dengan sejelas-jelasnya, (Al Mursalaat 77:4)
21. ^ Malaikat penentram hati kaum mukminin, Fushshilat 30, Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan Jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu." (Fushshilat: 30)
22. ^ Ibnu Mubarak mengatakan bahwa Khalid bin Ma'dan bertanya kepada Mu'adz bin Jabal, untuk menceritakan tetang hadits yang ia dengar dari Muhammad. Mu'adz berkata: "Hai Mu'adz! Allah menciptakan tujuh malaikat sebelum Dia menciptakan langit dan bumi. Pada setiap langit ada satu malaikat yang menjaga pintu, dan tiap-tiap pintu langit itu dijaga oleh malaikat penjaga pintu sesuai kadar pintu dan keagungannya.
23. ^ ...(yaitu) syurga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (Ar Ra'd 13:23)
24. ^ (Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala, (Al Mu'min 40:7)
25. ^ Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atas (karena kebesaran Tuhan) dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Tuhan-nya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Penyayang. (Asy-Syuura 42:5)
26. ^ Qs. 15 al-Hijr: 28
27. ^ Qs. 53 an-Najm ayat 6 s/d 14
28. ^ Mereka (malaikat) selalu bertasbih (beribadah kepada Allah) pada waktu malam dan siang hari tiada henti-hentinya. (Al-Anbiya 21:20)
29. ^ Mereka (malaikat) takut kepada Tuhan mereka yang diatas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)". (An-Nahl: 50)
30. ^ Dan mereka berkata, 'Tuhan Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai anak)'. Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya. Allah mengetahui segala apa yang ada dihadapan mereka (malaikat) dan yang ada dibelakang mereka,dan mereka tiada memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridhai Allah, dan mereka itu selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya". (Al-Anbiya: 26-28)
31. ^ Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (At-Tahriim 66:6)
32. ^ Nabi Muhammad bersabda "Bagaimana aku tidak malu terhadap seorang laki-laki yang malaikat pun malu terhadapnya". Hadits riwayat Muslim.
33. ^ Nabi Muhammad bersabda "Barang siapa makan bawang putih, bawang merah, dan bawang bakung janganlah mendekati masjid kami, karena malaikat merasa sakit (terganggu) dengan hal-hal yang membuat manusia pun meraa sakit". Hadits riwayat Muslim.
34. ^ Lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim lalu berkata, “Silakan Anda makan.” (Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrahim merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata, “Janganlah kamu takut.” Dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak). (Adz-Dzaariyaat 27-28)
35. ^ ...Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al-Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. (Maryam 16-17)
36. ^ Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan malaikat menjunjung ‘Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. (Al-Haaqqah: 17)
37. ^ “Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan, red.), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi. (Hud 82)
38. ^ Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun. (Al-Ma’arij 4)
39. ^ Abu Haurairah mengatakan bahwa Muhammad bersabda: “Malaikat tidak akan menemani kelompok manusia yang di tengah-tengah mereka terdapat anjing.” Hadits riwayat Muslim]
40. ^ Muhammad bersabda: “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan juga tidak memasuki rumah yang didalamnya terdapat gambar (patung)"Hadits riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i dan Ibnu Majah]
41. ^ Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mengarahkan (mengancam) saudaranya (muslim) dengan benda besi (pisau misalnya), maka orang itu dilaknat oleh malaikat, sekalipun orang itu adalah saudara kandungnya sendiri.”Hadits riwayat Muslim.
42. ^ Muhammad bersabda, “Barangsiapa yang memakan bawang putih, bawang merah, dan makanan tidak sedap lainnya, maka jangan sekali-kali ia mendekati (memasuki) masjid kami, oleh karena sesungguhnya para malaikat terganggu dari apa-apa yang mengganggu manusia.” Hadits riwayat Bukhari dan Muslim.
43. ^ Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu 'anha mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengadakan perjanjian dengan Jibril bahwa Jibril akan datang. Ketika waktu pertemuan itu tiba, ternyata Jibril tidak datang. Sambil melepaskan tongkat yang dipegangnya, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Allah tidak mungkin mengingkari janjinya, tetapi mengapa Jibril belum datang ?" Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menoleh, ternyata beliau melihat seekor anak anjing di bawah tempat tidur. "Kapan anjing ini masuk ?" tanya beliau. Aku (Aisyah) menyahut : "Entahlah". Setelah anjing itu dikeluarkan, masuklah malaikat Jibril. "Mengapa engkau terlambat ? tanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada Jibril. Jibril menjawab: "Karena tadi di rumahmu ada anjing. Ketahuilah, kami tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar (patung)." Hadits riwayat Muslim.
44. ^ Abu Haurairah Radhiyallahu 'anhu mengatakan bahwa Rasulullah bersabda: “Malaikat tidak akan menemani kelompok manusia yang di tengah-tengah mereka terdapat anjing". Hadits riwayat Muslim
[sunting] Referensi
* Iman kepada Malaikat di Dakwatuna.com
* Malaikat di Swaramuslim.net
* Malaikat apa dan bagaimana? di Armansyah.swaramuslim.net
* malaikat di Al Sofwah.or.id
* The Second Pillar of Iman Belief in the Angels
* Kisah Malaikat Penjaga 7 Pintu Langit
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Malaikat (Bahasa Arab: ملاءكة)(baca: malaa-ikah) adalah makhluk yang memiliki kekuatan-kekuatan yang patuh pada ketentuan dan perintah Allah.
Etimologi
Menurut bahasa, kata “Malaikat” merupakan kata jamak yang berasal dari Arab malak (ملك) yang berarti kekuatan, yang berasal dari kata mashdar “al-alukah” yang berarti risalah atau misi, kemudian sang pembawa misi biasanya disebut dengan Ar-Rasul.
[sunting] Malaikat di dalam ajaran Islam
Malaikat diciptakan oleh Allah terbuat dari cahaya (nuur), berdasarkan salah satu hadist Muhammad, “Malaikat telah diciptakan dari cahaya.”[1]
Iman kepada malaikat adalah bagian dari Rukun Iman. Iman kepada malaikat maksudnya adalah meyakini adanya malaikat, walaupun kita tidak dapat melihat mereka, dan bahwa mereka adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. Allah menciptakan mereka dari cahaya. Mereka menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya, mereka tidak pernah berdosa. Tak seorang pun mengetahui jumlah pasti malaikat, hanya Allah saja yang mengetahui jumlahnya.
Walaupun manusia tidak dapat melihat malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka malaikat dapat dilihat oleh manusia, yang biasanya terjadi pada para Nabi dan Rasul. Malaikat selalu menampakan diri dalam wujud laki-laki kepada para nabi dan rasul. Seperti terjadi kepada Nabi Ibrahim.
[sunting] Nama dan tugas para Malaikat
Di antara para malaikat yang wajib setiap orang Islam ketahui sebagai salah satu Rukun Iman, berdasarkan Al Qur'an dan hadits. Nama (panggilan) berserta tugas-tugas mereka adalah sebagai berikut:
* Jibril - Pemimpin para malaikat, bertugas menyampaikan wahyu dan mengajarkannya kepada para nabi dan rasul.
* Mikail - Membagi rezeki kepada seluruh makhluk.
* Israfil - Meniup sangkakala (terompet) pada hari kiamat.
* Munkar dan Nakir - Memeriksa amal manusia di alam barzakh.
* Malaikat Maut - Mencabut nyawa seluruh makhluk.
* Penjaga Surga - Menjaga surga dengan lemah lembut.
* Malik - Pemimpin para malaikat penyiksa neraka (Zabaniyah).
* Zabaniah - 19 malaikat penyiksa dalam neraka yang bengis dan kasar.[2]
* Hamalat al 'Arsy - Empat malaikat pembawa 'Arsy Allah, pada hari kiamat jumlahnya akan ditambah empat menjadi delapan.[3]
* Harut dan Marut - Dua Malaikat yang turun di negeri Babil.
* Darda'il - Malaikat yang mencari orang yang berdo'a, bertaubat, minta ampun dan lainnya pada bulan Ramadhan.[4]
* Hafazhah (Para Penjaga):[5][6]
o Kiraman Katibin - Para malaikat pencatat yang mulia, ditugaskan mencatat amal manusia dan jin.[7][8]
o Mu’aqqibat - Para malaikat yang selalu memelihara/ menjaga manusia dari kematian sampai waktu yang telah ditetapkan yang datang silih berganti.[9][10]
* Arham - Malaikat yang diperintahkan untuk menetapkan rejeki, keberuntungan, ajal dan lainnya pada 4 bulan kehamilan.
* Jundallah - Para malaikat perang yang bertugas membantu nabi dalam peperangan.[11][12][13]
* Ad-Dam'u - Malaikat yang selalu menangis jika melihat kesalahan manusia.
* An-nuqmah - Malaikat yang selalu berurusan dengan unsur api dan duduk disinggasana berupa nayala api, ia memiliki wajah kuning tembaga.
* Ahlul Adli - Malaikat besar yang melebihi besarnya bumi besera isinya dikatakan ia memiliki 70 ribu kepala.
* Malaikat Berbadan Api dan Salju - Malaikat yang setengah badannya berupa api dan salju berukuran besar serta dikelilingi oleh sepasukan malaikat yang tidak pernah berhenti berzikir.[14]
* Pengurus Hujan - Pembagian hujan menurut kehendak Allah.[15]
* Penjaga Matahari - Sembilan Malaikat yang menghujani matahari dengan salju.[16][17]
* Malaikat Rahmat - Penyebar keberkahan, rahmat, permohonan ampun dan pembawa roh orang-orang shaleh, ia datang bersama dengan Malaikat Maut dan Malaikat `Adzab.[18]
* Malaikat `Adzab - Pembawa roh orang-orang kafir, zalim, munafik, ia datang bersama dengan Malaikat Maut dan Malaikat Rahmat.[19]
* Pembeda Haq dan Bathil - Para malaikat yang ditugaskan untuk membedakan antara yang benar dan salah kepada manusia dan jin.[20]
* Penentram Hati - Para malaikat yang mendoakan seorang mukmin untuk meneguhkan pendirian sang mukmin tersebut.[21]
* Penjaga 7 Pintu Langit - 7 malaikat yang menjaga 7 pintu langit. Mereka diciptakan oleh Allah sebelum Dia menciptakan langit dan bumi.[22]
* Pemberi Salam Ahli Surga - Para malaikat yang memberikan salam kepada para penghuni surga.[23]
* Pemohon Ampunan Orang Beriman - Para malaikat yang terdapat disekeliling 'Arsy yang memohonkan ampunan bagi kaum yang beriman.[24]
* Pemohon Ampunan Manusia di Bumi - Para malaikat yang bertasbih memuji Allah dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi.[25]
Nama Malaikat Maut dikatakan Izrail, tidak ditemukan sumbernya baik dalam Al Quran maupun Hadits. Kemungkinan nama malaikat Izrail didapat dari sumber Israiliyat. Dalam Al Qur'an dia hanya disebut Malak al-Maut atau Malaikat Maut.
Malaikat Jibril, walau namanya hanya disebut dua kali dalam Al Qur'an, ia juga disebut di banyak tempat dalam Al Qur'an dengan sebutan lain seperti Ruh al-Qudus, Ruh al-Amin/ Ar-Ruh Al-Amin dan lainnya.
Dari nama-nama malaikat di atas ada beberapa yang disebut namanya secara spesifik didalam Al Qur'an, yaitu Jibril (QS 2 Al Baqarah: 97,98 dan QS 66 At Tahrim: 4), Mikail (QS 2 Al Baqarah: 98) dan Malik (QS Al Hujurat) dan lain-lain. Sedangkan Israfil, Munkar dan Nakir disebut dalam Hadits.
[sunting] Wujud Malaikat
Wujud para malaikat telah dijabarkan didalam Al Qur'an ada yang memiliki sayap sebanyak 2, 3 dan 4. surah Faathir 35:1 yang berbunyi:
“ Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Faathir 35:1) ”
Kemudian dalam beberapa hadits dikatakan bahwa Jibril memiliki 600 sayap, Israfil memiliki 1200 sayap, dimana satu sayapnya menyamai 600 sayap Jibril dan yang terakhir dikatakan bahwa Hamalat al-'Arsy memiliki 2400 sayap dimana satu sayapnya menyamai 1200 sayap Israfil.
Wujud malaikat mustahil dapat dilihat dengan mata telanjang, karena mata manusia tercipta dari unsur dasar tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk[26] tidak akan mampu melihat wujud dari malaikat yang asalnya terdiri dari cahaya, hanya Nabi Muhammad SAW yang mampu melihat wujud asli malaikat bahkan sampai dua kali. Yaitu wujud asli malikat Jibril .[27]
Mereka tidak bertambah tua ataupun bertambah muda, keadaan mereka sekarang sama persis ketika mereka diciptakan. Dalam ajaran Islam, ibadah manusia dan jin lebih disukai oleh Allah dibandingkan ibadah para malaikat, karena manusia dan jin bisa menentukan pilihannya sendiri berbeda dengan malaikat yang tidak memiliki pilihan lain. Malaikat mengemban tugas-tugas tertentu dalam mengelola alam semesta. Mereka dapat melintasi alam semesta secepat kilat atau bahkan lebih cepat lagi. Mereka tidak berjenis lelaki atau perempuan dan tidak berkeluarga.
[sunting] Sifat Malaikat
Sifat-sifat malaikat yang diyakini oleh umat Islam adalah sebagai berikut:
1. Selalu bertasbih siang dan malam tidak pernah berhenti.[28]
2. Suci dari sifat-sifat manusia dan jin, seperti hawa nafsu, lapar, sakit, makan, tidur, bercanda, berdebat, dan lainnya.
3. Selalu takut dan taat kepada Allah.[29][30]
4. Tidak pernah maksiat dan selalu mengamalkan apa saja yang diperintahkan-Nya.[31]
5. Mempunyai sifat malu.[32]
6. Bisa terganggu dengan bau tidak sedap, anjing dan patung.[33]
7. Tidak makan dan minum.[34]
8. Mampu merubah wujudnya.[35]
9. Memiliki kekuatan[36][37] dan kecepatan[38] luar biasa
Malaikat tidak pernah lelah dalam melaksanakan apa-apa yang diperintahkan kepada mereka. Sebagai makhluk ghaib, wujud Malaikat tidak dapat dilihat, didengar, diraba, dicium dan dirasakan oleh manusia, dengan kata lain tidak dapat dijangkau oleh panca indera, kecuali jika malaikat menampakkan diri dalam rupa tertentu, seperti rupa manusia. Ada pengecualian terhadap kisah Muhammad yang pernah bertemu dengan Jibril dengan menampakkan wujud aslinya, penampakkan yang ditunjukkan kepada Muhammad ini sebanyak 2 kali, yaitu pada saat menerima wahyu dan Isra dan Mi'raj.
Beberapa nabi dan rasul telah di tampakkan wujud malaikat yang berubah menjadi manusia, seperti dalam kisah Ibrahim, Luth, Maryam, Muhammad dan lainnya.
Berbeda dengan ajaran Kristen dan Yahudi, Islam tidak mengenal istilah "Malaikat Yang Terjatuh" (Fallen Angel). Azazil yang kemudian mendapatkan julukan Iblis, adalah nenek moyang Jin, seperti Adam nenek moyang Manusia. Jin adalah makhluk yang dicipta oleh Allah dari 'api yang tidak berasap', sedang malaikat dicipta dari cahaya.
[sunting] Tempat yang tidak disukai Malaikat
Menurut syariat Islam ada beberapa tempat dimana para malaikat tidak akan mendatangi tempat (rumah) tersebut dan ada pendapat lain yang mengatakan adanya pengecualian terhadap malaikat-malaikat tertentu yang tetap akan mengunjungi tempat-tempat tersebut. Pendapat ini telah disampaikan oleh Ibnu Wadhdhah, Imam Al-Khaththabi, dan yang lainnya. Tempat atau rumah yang tidak dimasuki oleh malaikat itu diantara lain adalah:
1. Tempat yang didalamnya terdapat anjing, (kecuali anjing untuk kepentingan penjagaan keamanan, pertanian dan berburu);[39]
2. Tempat yang terdapat patung (gambar);[40]
3. Tempat yang didalamnya ada seseorang muslim yang mengancungkan dengan senjata terhadap saudaranya sesama muslim;[41]
4. Tempat yang memiliki bau tidak sedap atau menyengat.[42]
Kesemuanya itu berdasarkan dalil dari hadits shahih yang dicatatat oleh para Imam, diantaranya adalah Ahmad, Hambali, Bukhari, Tirmidzy, Muslim dan lainnya. Tidak sedikit nash hadits yang menyatakan bahwa malaikat rahmat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan pahala pemilik anjing akan susut atau berkurang.
Malaikat Jibril pun enggan untuk masuk ke rumah Muhammad sewaktu ia berjanji ingin datang ke rumahnya, dikarenakan ada seekor anak anjing di bawah tempat tidur.[43] Malaikat Rahmat pun tidak akan mendampingi suatu kaum yang terdiri atas orang-orang yang berteman dengan (memelihara) anjing.[44]
[sunting] Malaikat di dalam ajaran Kristen
Malaikat Gabriel memberitakan kepada Maria bahwa ia akan mengandung bayi Yesus (El Greco, 1575)
Malaikat adalah makhluk surgawi yang bertugas membantu dan melayani Allah.
Michael = Panglima Perang Surga
Gabriel = Pembawa Sukacita
Rafael = Malaikat Penyembuh
Serafim & Kerubim = Peniup Sangkakala
Arti dari Michael adalah ‘Siapakah yang sama dengan Allah?’
Etimologi
Kata malaikat dalam bahasa Inggris, angel, berasal dari bahasa Latin, angelus, yang pada gilirannya meminjam dari kata Yunani ἄγγελος, ángelos, yang berarti "utusan" (dua gamma "γγ" dalam bahasa Yunani diucapkan sebagai "ng"). Kata terdekat dalam bahasa Ibrani untuk malaikat adalah מלאך, mal'ach Templat:Strong, yang juga berarti "utusan".
[sunting] Catatan kaki
1. ^ Hadits riwayat Imam Muslim.
2. ^ Al Qur'an surah Al-Muddatstsir: "Tahukah kamu apakah (Neraka) Saqar itu? Saqar itu tidak me-ninggalkan dan tidak membiarkan. (Neraka Saqar) adalah pem-bakar kulit manusia. Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga). Dan tiada Kami jadikan penjaga Neraka itu melainkan malaikat." (Al-Muddatstsir: 27-30).
3. ^ Al Qur'an Surah Al-Haaqqah 17. "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka."
4. ^ Malaikat Darda'il di situs web Dinul Islam.org
5. ^ "Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat- malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya." (Al-An'am 6:61)
6. ^ Macam-macam Malaikat dan Tugasnya
7. ^ Gerak-gerik manusia dan perkataannya dicatat oleh para malaikat dalam Al Quran Qaaf 50:"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya", "(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri". "Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir". (Qaaf 16 - 18.)
8. ^ Surah Al Infithaar ayat 10: "Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu)", 11: "yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu)".
9. ^ Para malaikat yang ditugaskan menjaga seorang hamba dalam segala ihwalnya, tercantum dalam Al Qur'an Ar-Ra’du 10-11. Allah berfirman; "Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari. Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah." (Ar-Ra’du: 10-11).
10. ^ Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat- malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya. (Al-An'aam 6:61)
11. ^ "Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda." (Ali Imran 3: 125)
12. ^ "Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir." (at-Taubah 9: 26)
13. ^ Belief in the angels on Islamicnetwork.com
14. ^ Ad-Dam'u, An-nuqmah, Ahlul Adli dan Malaikat bertubuh api dan salju - Tempat-2 Bersejarah dlm Kehidupan Rasulullah By Hanafi Muhalawi Hal.22
15. ^ Kisah dari Abu Hurairah dari Muhammad bersabda, “Tatkala seorang laki-laki berada di tanah lapang (gurun) dia mendengar suara di awan, ‘Siramilah kebun fulan’, maka menjauhlah awan tersebut kemudian menumpahkan air di suatu tanah berbatu hitam, maka saluran air di situ-dari saluran-saluran yang ada – telah memuat air seluruhnya.” (Hadits riwayat Imam Muslim)
16. ^ Muhammad bersabda: "Kepada matahari diutus sembilan Malaikat. Setiap harinya mereka menghujani matahari dengan salju. Seandainya tidaklah demikian niscaya tiada sesuatupun yang terkena sinar matahari melainkan pasti terbakar." (Hadits riwayat Thabrani melalui Abu Umamah)
17. ^ Indeks Malaikat di situs web Fiqh Islam.com
18. ^ Al Qur'an Al Mursalaat 77 ayat 3: "...dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Tuhannya) dengan seluas-luasnya."
19. ^ Malaikat 'Adzab di Books.Google.com
20. ^ ...dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang hak dan yang bathil) dengan sejelas-jelasnya, (Al Mursalaat 77:4)
21. ^ Malaikat penentram hati kaum mukminin, Fushshilat 30, Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan Jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu." (Fushshilat: 30)
22. ^ Ibnu Mubarak mengatakan bahwa Khalid bin Ma'dan bertanya kepada Mu'adz bin Jabal, untuk menceritakan tetang hadits yang ia dengar dari Muhammad. Mu'adz berkata: "Hai Mu'adz! Allah menciptakan tujuh malaikat sebelum Dia menciptakan langit dan bumi. Pada setiap langit ada satu malaikat yang menjaga pintu, dan tiap-tiap pintu langit itu dijaga oleh malaikat penjaga pintu sesuai kadar pintu dan keagungannya.
23. ^ ...(yaitu) syurga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (Ar Ra'd 13:23)
24. ^ (Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala, (Al Mu'min 40:7)
25. ^ Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atas (karena kebesaran Tuhan) dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Tuhan-nya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Penyayang. (Asy-Syuura 42:5)
26. ^ Qs. 15 al-Hijr: 28
27. ^ Qs. 53 an-Najm ayat 6 s/d 14
28. ^ Mereka (malaikat) selalu bertasbih (beribadah kepada Allah) pada waktu malam dan siang hari tiada henti-hentinya. (Al-Anbiya 21:20)
29. ^ Mereka (malaikat) takut kepada Tuhan mereka yang diatas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)". (An-Nahl: 50)
30. ^ Dan mereka berkata, 'Tuhan Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai anak)'. Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya. Allah mengetahui segala apa yang ada dihadapan mereka (malaikat) dan yang ada dibelakang mereka,dan mereka tiada memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridhai Allah, dan mereka itu selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya". (Al-Anbiya: 26-28)
31. ^ Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (At-Tahriim 66:6)
32. ^ Nabi Muhammad bersabda "Bagaimana aku tidak malu terhadap seorang laki-laki yang malaikat pun malu terhadapnya". Hadits riwayat Muslim.
33. ^ Nabi Muhammad bersabda "Barang siapa makan bawang putih, bawang merah, dan bawang bakung janganlah mendekati masjid kami, karena malaikat merasa sakit (terganggu) dengan hal-hal yang membuat manusia pun meraa sakit". Hadits riwayat Muslim.
34. ^ Lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim lalu berkata, “Silakan Anda makan.” (Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrahim merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata, “Janganlah kamu takut.” Dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak). (Adz-Dzaariyaat 27-28)
35. ^ ...Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al-Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. (Maryam 16-17)
36. ^ Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan malaikat menjunjung ‘Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. (Al-Haaqqah: 17)
37. ^ “Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan, red.), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi. (Hud 82)
38. ^ Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun. (Al-Ma’arij 4)
39. ^ Abu Haurairah mengatakan bahwa Muhammad bersabda: “Malaikat tidak akan menemani kelompok manusia yang di tengah-tengah mereka terdapat anjing.” Hadits riwayat Muslim]
40. ^ Muhammad bersabda: “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan juga tidak memasuki rumah yang didalamnya terdapat gambar (patung)"Hadits riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i dan Ibnu Majah]
41. ^ Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mengarahkan (mengancam) saudaranya (muslim) dengan benda besi (pisau misalnya), maka orang itu dilaknat oleh malaikat, sekalipun orang itu adalah saudara kandungnya sendiri.”Hadits riwayat Muslim.
42. ^ Muhammad bersabda, “Barangsiapa yang memakan bawang putih, bawang merah, dan makanan tidak sedap lainnya, maka jangan sekali-kali ia mendekati (memasuki) masjid kami, oleh karena sesungguhnya para malaikat terganggu dari apa-apa yang mengganggu manusia.” Hadits riwayat Bukhari dan Muslim.
43. ^ Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu 'anha mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengadakan perjanjian dengan Jibril bahwa Jibril akan datang. Ketika waktu pertemuan itu tiba, ternyata Jibril tidak datang. Sambil melepaskan tongkat yang dipegangnya, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Allah tidak mungkin mengingkari janjinya, tetapi mengapa Jibril belum datang ?" Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menoleh, ternyata beliau melihat seekor anak anjing di bawah tempat tidur. "Kapan anjing ini masuk ?" tanya beliau. Aku (Aisyah) menyahut : "Entahlah". Setelah anjing itu dikeluarkan, masuklah malaikat Jibril. "Mengapa engkau terlambat ? tanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada Jibril. Jibril menjawab: "Karena tadi di rumahmu ada anjing. Ketahuilah, kami tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar (patung)." Hadits riwayat Muslim.
44. ^ Abu Haurairah Radhiyallahu 'anhu mengatakan bahwa Rasulullah bersabda: “Malaikat tidak akan menemani kelompok manusia yang di tengah-tengah mereka terdapat anjing". Hadits riwayat Muslim
[sunting] Referensi
* Iman kepada Malaikat di Dakwatuna.com
* Malaikat di Swaramuslim.net
* Malaikat apa dan bagaimana? di Armansyah.swaramuslim.net
* malaikat di Al Sofwah.or.id
* The Second Pillar of Iman Belief in the Angels
* Kisah Malaikat Penjaga 7 Pintu Langit
HIKMAH SILATURAHMI
1. Silaturahmi landasan tegaknya Islam.
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhirat,
maka hendaklah dia memuliakan tamunya. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari
akhirat, maka hendaklah mengatakan yang baik atau diam saja" (HR. Bukhari Muslim)
2. Rahmat akan meliputi bagi yang menghubungkan kekeluargaan yang kuat.
Firman Allah : Surat At Taubah[9]: 71
"Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah)
menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang
ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka
ta'at pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah;
sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".
3. Dipanjangkan umur dan di tambah rizki-nya.
Rasulullah SAW bersabda “ Barang siapa yang suka dipanjangkan umurnya dan
ditambah rizkinya, hendaknya bertaqwa kepada Allah dan menyambung sanak
kerabat” (HR. Bukhari)
Dari Abu Hurairah Ra, dia berkata :” Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa
yang suka dilapangkan rizkinya, dan dipanjangkan umurnya maka sambunglah tali
Silaturahmi.”
4. Terhindar mati jelek (Su-ul Khatimah)
Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang menginginkan Allah memanjangkan
Umurnya dan diperluas rezekinya serta terhindar dari mati jelek (su-ul
khatimah), hendaklah ia bertawakal kepada Allah dan menyambung sanak kerabat”
5. Tanda berakhlak mulia
Rasulullah SAW bersabda : “Rasulullah SAW bersabda: “Menyambung sanak kerabat,
Berakhlak mulia dan hidup bertetangga dengan baik, bisa memakmurkan kampong dan
Menambah umur. (HR Ahmad)
6. Ridha dan murka Allah tergantung orang tua
Dari Abdullah bin ‘Amir bin al-Ash Ra, dari Nabi SAW beliau bersabda :”Ridha
Allah ada pada keridhaan kedua orang tua, dan murka Allah ada pada kemurkaan
kedua orang tua” (HR at-Tirmidzi).
MEMUTUSKAN SILATURAHMI
Memutuskan silaturahmi dengan tidak mau berbicara dan perbuatan sejenis lainnya adalah haram, jika motivasinya bersifat duniawi.
Rasulullah SAW bersabda :
"Tidaklah halal bagi seseorang Muslim memutuskan hubungan dengan saudaranya lebih dari tiga hari, jika ketemu ia saling mengelak. Yang paling baik diantara keduanya adalah yang memulai salam" (HR Bukhari Muslim)
Akibat memutuskan silaturahmi :
1. Jika memutuskan enam hari seperti menumpahkan darahnya.
Rasulullah SAW bersabda :
"Barangsiapa yang memutuskan hubungan dengan saudaranya selama enam hari, maka
sama seperti menumpahkan darahnya" (HR Abu Daud)
Dibolehkan apabila dilakukan karena Allah taala atau motivasinya untuk kepentingan
agama. seperti kisah tiga orang sahabat nabi yang tidak mau ikut perang Tabuk dan
diasingkan selama 50 hari sebagai hukuman ketidak ikutsertaannya dalam perang.
2. Akan mendapat laknat, ditulikan dan dibutakan Allah Ta'ala.
Allah berfirman dalam Al Qur'an S.Muhammad [47]:22-23 :
"Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi
dan memutuskan hubungan kekeluargaan? mereka itulah orang-orang yang dilaknati
Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka."
3. Dosa yang dipercepat siksanya di dunia dan akhirat
Rasulullah SAW bersabda :
"Tidaklah ada dosa yang lebih pantas untuk Allah Ta'ala percepat siksaannya di
dunia disamping ada yang diakhirkan bagi pelakunya di akhirat daripada kezhaliman
dan memutuskan persaudaraan" (diriwayatkan oleh Imam Ahmad)
4. Siapa yang memutuskan silaturrahmi maka Allah akan memutuskan dan menolaknya.
Dalam hadist Qudsy, Allah Ta'ala berfirman :
" Saya Ar-Rahman, Saya telah menciptakan rahmi dan Saya memberikannya nama dari
pecahan nama-Ku. Siapa saja yang menyambungnya maka Saya akan menyambung hubungan
dengan dia, sedangkan siapa yang memutuskannya maka Saya akan memutuskan hubungan
dengan dia dan menolaknya". (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad)
5. Rahmat Allah tidak turun kepada orang yang memutuskan silaturahmi.
Rasulullah SAW bersabda :
" Sesungguhnya rahmat tidak akan turun kepada segolongan orang yang ditengah
mereka ada seseorang yang memutuskan hubungan keluarga" (HR. Al-Ashbahany dan
At thabrani)
6. Malaikat Rahmat tidak turun kepada orang yang memutuskan silaturahmi.
Rasulullah SAW bersabda :
" Sesungguhnya para malaikat tidak akan turun kepada segolongan orang yang di
tengah mereka ada seseorang yang memutuskan hubungan kekeluargaan"(HR At-Thabrani)
7. Tidak akan masuk surga
Rasulullah SAW bersabda :
" Tiga orang yang tidak akan masuk surga yaitu pembuat khamar, orang yang memutus-
kan hubungan kekeluargaan dan orang yang membenarkan sihir" (HR Ahmad, al-Hakim
dan Ibnu Hibban)
" Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan" (Muttafaq
alaih)
" Tidak akan masuk surga orang yang melakukan lima perkara: orang yang suka
minum khamar, percaya kepada sihir, memutuskan sanak saudara, tidak akan masuk
surga pula dukun (tukang ramal) dan orang yang suka mengungkit pemberiannya"
(HR Ahmad).
1. Silaturahmi landasan tegaknya Islam.
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhirat,
maka hendaklah dia memuliakan tamunya. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari
akhirat, maka hendaklah mengatakan yang baik atau diam saja" (HR. Bukhari Muslim)
2. Rahmat akan meliputi bagi yang menghubungkan kekeluargaan yang kuat.
Firman Allah : Surat At Taubah[9]: 71
"Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah)
menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang
ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka
ta'at pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah;
sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".
3. Dipanjangkan umur dan di tambah rizki-nya.
Rasulullah SAW bersabda “ Barang siapa yang suka dipanjangkan umurnya dan
ditambah rizkinya, hendaknya bertaqwa kepada Allah dan menyambung sanak
kerabat” (HR. Bukhari)
Dari Abu Hurairah Ra, dia berkata :” Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa
yang suka dilapangkan rizkinya, dan dipanjangkan umurnya maka sambunglah tali
Silaturahmi.”
4. Terhindar mati jelek (Su-ul Khatimah)
Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang menginginkan Allah memanjangkan
Umurnya dan diperluas rezekinya serta terhindar dari mati jelek (su-ul
khatimah), hendaklah ia bertawakal kepada Allah dan menyambung sanak kerabat”
5. Tanda berakhlak mulia
Rasulullah SAW bersabda : “Rasulullah SAW bersabda: “Menyambung sanak kerabat,
Berakhlak mulia dan hidup bertetangga dengan baik, bisa memakmurkan kampong dan
Menambah umur. (HR Ahmad)
6. Ridha dan murka Allah tergantung orang tua
Dari Abdullah bin ‘Amir bin al-Ash Ra, dari Nabi SAW beliau bersabda :”Ridha
Allah ada pada keridhaan kedua orang tua, dan murka Allah ada pada kemurkaan
kedua orang tua” (HR at-Tirmidzi).
MEMUTUSKAN SILATURAHMI
Memutuskan silaturahmi dengan tidak mau berbicara dan perbuatan sejenis lainnya adalah haram, jika motivasinya bersifat duniawi.
Rasulullah SAW bersabda :
"Tidaklah halal bagi seseorang Muslim memutuskan hubungan dengan saudaranya lebih dari tiga hari, jika ketemu ia saling mengelak. Yang paling baik diantara keduanya adalah yang memulai salam" (HR Bukhari Muslim)
Akibat memutuskan silaturahmi :
1. Jika memutuskan enam hari seperti menumpahkan darahnya.
Rasulullah SAW bersabda :
"Barangsiapa yang memutuskan hubungan dengan saudaranya selama enam hari, maka
sama seperti menumpahkan darahnya" (HR Abu Daud)
Dibolehkan apabila dilakukan karena Allah taala atau motivasinya untuk kepentingan
agama. seperti kisah tiga orang sahabat nabi yang tidak mau ikut perang Tabuk dan
diasingkan selama 50 hari sebagai hukuman ketidak ikutsertaannya dalam perang.
2. Akan mendapat laknat, ditulikan dan dibutakan Allah Ta'ala.
Allah berfirman dalam Al Qur'an S.Muhammad [47]:22-23 :
"Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi
dan memutuskan hubungan kekeluargaan? mereka itulah orang-orang yang dilaknati
Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka."
3. Dosa yang dipercepat siksanya di dunia dan akhirat
Rasulullah SAW bersabda :
"Tidaklah ada dosa yang lebih pantas untuk Allah Ta'ala percepat siksaannya di
dunia disamping ada yang diakhirkan bagi pelakunya di akhirat daripada kezhaliman
dan memutuskan persaudaraan" (diriwayatkan oleh Imam Ahmad)
4. Siapa yang memutuskan silaturrahmi maka Allah akan memutuskan dan menolaknya.
Dalam hadist Qudsy, Allah Ta'ala berfirman :
" Saya Ar-Rahman, Saya telah menciptakan rahmi dan Saya memberikannya nama dari
pecahan nama-Ku. Siapa saja yang menyambungnya maka Saya akan menyambung hubungan
dengan dia, sedangkan siapa yang memutuskannya maka Saya akan memutuskan hubungan
dengan dia dan menolaknya". (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad)
5. Rahmat Allah tidak turun kepada orang yang memutuskan silaturahmi.
Rasulullah SAW bersabda :
" Sesungguhnya rahmat tidak akan turun kepada segolongan orang yang ditengah
mereka ada seseorang yang memutuskan hubungan keluarga" (HR. Al-Ashbahany dan
At thabrani)
6. Malaikat Rahmat tidak turun kepada orang yang memutuskan silaturahmi.
Rasulullah SAW bersabda :
" Sesungguhnya para malaikat tidak akan turun kepada segolongan orang yang di
tengah mereka ada seseorang yang memutuskan hubungan kekeluargaan"(HR At-Thabrani)
7. Tidak akan masuk surga
Rasulullah SAW bersabda :
" Tiga orang yang tidak akan masuk surga yaitu pembuat khamar, orang yang memutus-
kan hubungan kekeluargaan dan orang yang membenarkan sihir" (HR Ahmad, al-Hakim
dan Ibnu Hibban)
" Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan" (Muttafaq
alaih)
" Tidak akan masuk surga orang yang melakukan lima perkara: orang yang suka
minum khamar, percaya kepada sihir, memutuskan sanak saudara, tidak akan masuk
surga pula dukun (tukang ramal) dan orang yang suka mengungkit pemberiannya"
(HR Ahmad).
Subscribe to:
Posts (Atom)
